Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Waspada, Penderita DBD Tuban Meningkat

Editor: nugroho
Senin, 21 Desember 2015

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meminta masyarakat mewaspadai serangan demam berdarah dengue (DBD) menyusul datangnya pergantian musim dari kemarau ke musim penghujan atau dikenal Pancaroba.

Catatan Dinkes Tuban, selama 3 bulan terakhir penderita DBD di Tuban meningkat. Pada bulan September terjadi 11 kasus, Oktober 13 kasus, November 15 kasus, dan bulan Desember tercatat ada 12 orang.

"Penderita DBD merata di seluruh kecamatan," kata Kepala Dinkes Tuban, Saiful Hadi, kepada suarabanyuurip.com, ketika di temui di ruang kerjanya, Senin (21/12/2015).

Selain itu, Dinkes mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya pada tiga bulan pertama tahun 2016. Alasannya masa tersebut merupakan puncak dari penyebaran penyakit DBD.

Penyakit DBD berawal dari gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi virus dari penderita DBD sebelumnya. Beberapa gejala yang timbul di antaranya demam, sakit kepala, kulit kemarahan, nyeri otot, dan persendian.

"DBD juga dapat mengancam jiwa penderita," imbuhnya.

Penyakit menular tersebut dapat menjadi ganas, dapat menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah, dan rendahnya trombosit darah. Selain itu, sindrom renjat dengue, menyebabkan tekanan darah rendah dan membahayakan penderita DBD.

Beberapa upaya pencegahan DBD dapat dilakukan dengan cara menggiatkan program 3 M dan 1 A. Program tersebut meliputi, Menutup, Menguras, Mengubur, dan Abatisasi. Semua barang bekas maupun tempat penampungan air harus dikuras minimal seminggu sekali, dan diberi serbuk abate dari Puskesmas setempat.

"Serbuk abate dapat diperoleh secara gratis dari Puskesmas," tambahnya.

Pihaknya menambahkan, upaya pencegahan lebih baik dari pada pengobatan. Penyebabnya masa perkembangan nyamuk sangat cepat. Terbukti satu nyamuk dapat bertelur hingga 250 ribu, dan satu telur setiap dua hari menetas menjadi jentik-jentik nyamuk.(aim)

Dibaca : 516x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan