SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Terminal Bahan Bakar Minyak Tuban (TBBMT) minta agar nelayan mau bekerja sama dengan PT Pertamina. Kerja sama yang dimaksud adalah untuk segera melaporkan semua keluhan atau temuan yang ada dilaut terkait kondisi pipa yang ditanam didasar laut Tuban, Jawa Timur.Â
“Kami minta agar nelayan mau bekerja sama dengan Pertamina, termasuk memberitahukan semua permasalahan atau temuan tentang kondisi pipa kami dilaut,†tegas Humas TBBMT, Sholikin, kepada sejumlah nelayan saat melakukan hearing (rapat dengar pendapat) dengan nelayan di Aula Dinas Perikanan dan Kelautan Tuban, Rabu (3/4/2013).
Menurut Sholikin, bila itu dilakukan perusahaan akan sangat berterima kasih kepada nelayan. Terlebih nelayan yang ada di Kecamatan Palang dan Kecamatan Kota Tuban, adalah pihak yang selalu mengerti kondisi perairan setempat. Karena setiap hari beraktifitas dikawasan setempat.
“Perusahaan berjanji tidak akan tutup mata mengenai permasalahan yang dihadapi nelayan,†tambah Solikin.
Saat ini perusahaan berencana akan kembali melakukan penandaan pada jalur pipa diperairan tersebut. Untuk melakukan itu, dia berharap nelayan mau membantu pekerjaan yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
Tokoh nelayan Tuban, Faishol Rozi, menyatakan, kesanggupan dari nelayan untuk melakukan pekerjaan itu. Serta berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi dikemudian hari.
“Saya rasa dulur-dulur nelayan mau membantu. Apabila diminta untuk membantu pemasangan tanda atau rambu dipipa tersebut,†jelas Faishol yang juga menjadi mediator antara nelayan dan Pertamina.
Seperti diketahui, sekitar tiga tahun yang lalu. PT Pertamina melakukan pemasangan pipa yang membujur antara Kota Surabaya dan Tuban. Pemasangan pipa dilakukan untuk mengalirkan minyak dari Surabaya menuju ke TBBMT yang ada di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban.
Di Tuban sendiri, pipa ini tidak diperbolehkan masuk awasan kota, sehingga terpaksa dibelokkan dan ditanam didasar laut yang ada dikawasan perairan Keacamatan Palang dan Kecamatan Kota Tuban. TBBMT inilah yang menjadi sentra pasokan BBM di Tuban, Bojonegoro, Lamongan dan Rembang. (edp)