SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Wakil Presiden Republik Indonesia, Boedino, hanya meluangkan waktu sekira 15 menit untuk melihat proyek Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (24/4/2014).
Rombongan orang nomor dua di Indonesia itu masuk ke lokasi proyek melalui akses road di Desa Sudu dengan pengawalan ketat dari petugas keamaan. Rombongan Boediono masuk lokasi proyek sekira pukul 16.46 WIB dan keluar sekira pukul 17.07 WIB.
Iring-iringan wapres ke lokasi proyek minyak yang di operatori Mobil Cepu Limited (MCL), anak usaha raksasa migas Amerika Serikat, itu sempat memacetkan jalan Bojonegoro – Padangan. Sebab semua kendaraan dari arah barat maupun timur dihentikan sementara. Namun kemacetan tidak berlangsung lama kerena setelah itu kendaraan diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.
“Ya senang to, Pak. Karena kedatangan pak Wakil Presiden. Meskipun tidak bisa bertemu,” ungkap Bakir, warga Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Bojonegoro kepada suarabanyuurip.com di lokasi pintu masuk utama menuju lokasi proyek Banyuurip, Kamis (24/04/2014).
Tak lama kemudian sekira sejam setelah masuk lokasi, rombongan RI 2 Boediono keluar dari lokasi proyek sekira jam 17.07 WIB. Informasi yang diterima suarabanyuurip.com, setelah dari lokasi proyek Banyuurip, RI 2 Boediono menuju ke lokasi wisata Blimbing di Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. (sam)