Tak Puas Hasil Pertemuan

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Paguyuban 12 Kepala Desa (Kades) sekitar proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengaku belum cukup puas atas hasil pertemuan yang dilakukan konsorsium PT Tripatra Engineers and Constructors – Samsung, kontraktor proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) 1.

“Sebenarnya kita kurang puas dengan hasil pertemuan tadi, mungkin kita akan agendakan lagi,” kata Ketua Paguyuban 12 Kades Banyuurip, Blok Cepu Sukono, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (4/4/2015).

Diantara faktor ketidakpuasan para Kades adalah terkait surplus tenaga kerja yang berasal dari warga lokal desa sekitar proyek. Menurut Kades Katur, Kecamatan Gayam ini, seharusnya baik ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), dan Tripatra berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa terlebih dulu.

“Paling tidak tiga hari sebelumnya ada pemberitahuan,” ujarnya.

Selain itu, paguyuban kades meminta agar untuk tenaga kerja dari lokal mendapat pertimbangan sendiri. Sukono menyatakan pada prinsipnya para Kades menyadari bahwasanya pengerjaan proyek di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu tidak lama lagi akan rampung.

“Karena itu kami berharap dan minta tolong demi para pekerja lokal agar setidaknya lebih lama,” tuturnya.

Community Affairs konsorsium PT.Tripatra – Samsung, Budi Karyawan,  menyatakan, pihaknya telah melepas 956 orang pekerja. “Yang 200 berasal dari warga desa sekitar.”

Dia mengatakan, tidak ada niatan untuk merumahkan tenaga kerja yang berasal dari warga lokal. Surplus yang dilakukan lebih menekankan pada tenaga kerja dari sub kontraktor yang jenis pekerjaannya sudah tidak diperlukan lagi. Misalnya; di bagian flagman, dan penarik kabel.

Namun demikian, Budi mengaku apresiatif dengan upaya Paguyuban Kades dalam memperjuangkan tenaga lokal. “Kedatangan bapak-bapak Kades ini maksudnya baik,” tutur Budi Karyawan. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *