Pelajar SMP Tenggelam di Nglirip

korban tenggelam

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Obyek wisata Sungai Nglirip di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, membawa korban jiwa. Fahrul Anam (14), pelajar kelas VIII SMPN 1 Singgahan, tenggelam saat mandi bersama rekannya.

“Awalnya korban bersama rekannya ingin mandi setelah futsal,” ujar Camat Singgahan, Dani Ramdani, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (11/2/2017).

Dani mengungkapkan, informasi tenggelamnya korban diterimanya pukul 14.00 WIB. Bersama Polsek setempat langsung menuju lokasi wisata air terjun Nglirip.

Keterangan dari saksi, korban yang beralamatkan Desa Tunggulrejo, Kecamatan Singgahan, awalnya futsal bersama sembilan temannya. Pada saat tiba di Nglirip sekira pukul 13:00 WIB, korban bersama empat temannya langsung mandi.

Ternyata korban tidak bisa berenang. Korban sempat melambaikan tangannya, namun hal itu dikira temannya bergurau.  Selanjutnya setelah korban tidak kelihatan, teman korban baru sadar bahwa Fahrul Anam tenggelam.

Melihat kejadian tersebut, teman korban langsung meminta pertolongan warga sekitar. Warga bersama petugas Polsek, dan TNI langsung mendatangi lokasi melakukan pencarian.

Baca Juga :   Ratusan Hektar Padi Terancam Puso

“Korban diketemukan oleh saksi Rohmat yang berjarak kurang lebih 3 meter dari lokasi tenggelam dan korban sudah dalam keadaan tidak bernafas,” imbuhnya.

Pasca dievakuasi, selanjutnya korban dibawa ke puskesmas Singgahan untuk dilakukan visum luar. Hasilnya tidak diketemukan tanda adanya kekerasan.

Tenggelamnya korban diketahui oleh lima saksi, yakni Muhhamd Azim (14), Nafi (14), Adi Setiawan (14), Yoga Adi Pratama (14), dan Rohmat (60) tukang parkir. Pasca dari puskemas, korban langsung dibawa ke rumah duka.

Perlu diketahui, wisata air terjun Nglirip yang berada di Desa Mulyoagung sangat dekat dengan sumur tua Lapangan Gegunung yang kini di kelola PT Tawun Gegunung Energy (PDAT) dan BUMD Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) milik Pemkab setempat. Wisata alami tersebut pengelolaannya berada di tangan desa. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *