SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Salah satu titik sumur tua di wilayah Dukuh Nglencong, Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menyemburkan minyak dan air dari dalam tanah. Hal itu mengundang perhatian warga setempat untuk menyaksikan fenomena yang jarang terjadi.
Kapolsek Kunduran, AKP Agus Budiana, menjelaskan, jika fenomen itu terjadi sejak Kamis sore (21/9/2017) kemarin sekitar pukul 18.00 WIB, bersamaan dengan malam 1 Muharam 1439 H atau malam 1 suro. Menurutnya, sumur tersebut berada pada pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Tengah, PT Sarana Patra Jateng (SPJ).
“Kami sementara megamankan lokasi dan mengkoordinasikan dengan pemerintah. Dalam hal ini pihak kecamatan untuk dilaporkan kepada pihak ESDM (Energi Sumber Daya Mineral). Karena mereka yang sudah berpengalaman,†terangnya.
Menurut Kapolsek, kondisi semacam itu lazim terjadi di titik tersebut. “Sering terjadi. Dulu bekas sumur tua yang sekarang tidak ada yang mengelolanya yang masuk di lahan Perhutani,†ungkapnya.
Jarak antara permukian dengan lokasi semburan cukup berjauhan. Sehingga, menurut dia, cukup aman karena letaknya diperkirakan sekira 1 kilo meter (KM).
Dari pantauannya, semburan tersebut merupakan campuran dari air gas dan minyak yang berwarna hitam.
Informasi sementara yang berhasil dihimpun suarabanyuurip.com, Â semburan tersebut terjadi pada titik sumur 25 dengan ketinggian semburan kurang lebih mencapai 50 meter. Hingga sore tadi, belum ada pihak pemerintah maupun dari yang berwenang datang ke lokasi untuk melakukan tindakan. (ams)
