Ini 5 Kecamatan Gunakan Air PDAM Terbanyak di Bojonegoro

Kantor PDAM Bojonegoro, Jawa Timur.

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Kebutuhan air bersih perpipaan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, jumlahnya semakin meningkat. Namun akses air bersih yang bisa didapat dari layanan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat belum menjangkau seluruh kecamatan.

Meski begitu, telah separuh lebih dari 28 kecamatan di Bojonegoro bisa menikmati layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Buana Bojonegoro. Bahkan, ada lima kecamatan yang beruntung paling banyak mendapat akses ini.

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan (Kabag Hublang) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Buana Bojonegoro, Priambodo, menyajikan data tahun 2022 secara berurutan dari yang terbawah, yakni Kecamatan Padangan, Baureno, Kapas, Dander, dan Bojonegoro.

“Lima kecamatan tersebut mendapat akses air bersih dari PDAM terbanyak di Kabupaten Bojonegoro,” kata Priambodo kepada SuaraBanyuurip.com, Jumat (23/06/2023).

Kecamatan Padangan berada di posisi kelima memiliki jumlah pelanggan PDAM sebanyak 2.275 dan air yang disalurkan sekira 532.965 meter kubik. Pemakaian rata-rata pelanggan sekira 19,971 meter kubik.

Baca Juga :   Bagian Kesra Belum Ajukan Pencairan Beasiswa

Pada posisi ke empat, di Kecamatan Baureno tercatat jumlah pelanggan PDAM sebanyak 3.295 dan air yang disalurkan sekira 571.947 meter kubik. Pemakaian rata-rata 14,218 meter kubik tiap pelanggan.

Berikutnya Kecamatan Kapas menduduki posisi ketiga. Dimana jumlah pelanggan PDAM sebanyak 5.799 dan air yang disalurkan sekira 191.419 meter kubik. Pemakaian rata-rata pelanggan di sana sekira 18, 749 meter kubik.

Posisi runner up atau ke dua ditempati oleh Kecamatan Dander. Jumlah pelanggan PDAM di sini sebanyak 7.839 dan air yang disalurkan sekitar 1.625.546 meter kubik. Rata-rata pelanggan memakai air sekira 18,748 meter kubik.

Kecamatan Bojonegoro di urutan pertama pelanggan PDAM terbanyak. Yakni 13.304 orang. Air yang disalurkan untuk pelanggan perkotaan ini sekira 2.599.904 meter kubik. Pemakaian rata-rata pelanggan sekira 16,569 meter kubik.

Priambodo menjelaskan, jumlah pelanggan PDAM Bojonegoro memang mengalami peningkatan. Data tahun 2021 jumlah pelanggan sebanyak 42.972. Jumlah ini bertambah menjadi 45.146 pada 2022, atau naik sebesar 5,50 persen.

“Peningkatan jumlah pelanggan ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin tinggi terhadap kebutuhan akan kualitas air bersih yang layak untuk dikonsumsi,” bebernya.(fin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *