Target Produksi Minyak Tradisional Wonocolo Turun 200 BOPD

Smur minyak tradisional wonocolo.
Salah satu sumur minyak tradisional di lapangan Wonocolo yang dikelola PT BBS, BUMD Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Produksi minyak di sumur tradisional Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tahun ini ditargetkan 200 barel oil per hari (BOPD). Jumlah tersebut turun apabila dibandingkan pada target produksi 2023 lalu yang mencapai 400 BOPD.

Manager Proyek PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), Muhammad Ali Imron mengatakan, ada 247 sumur minyak tradisional peninggalan kolonial Belanda saat ini masih aktif beroperasi.

“Itu yang dikelola BBS dan masih aktif berproduksi pada tahun ini” katanya, Selasa (16/1/2024).

Dia mengatakan, sumur yang masih aktif itu sebelumnya pada kuartal 1 tahun 2023 jumlah produksinya mencapai 10.409.558,37 liter atau 65.474,46 barel. Yakni dengan rata-rata produksi 204,95 BOPD.

“Sedangkan untuk target produksi tahun ini sekitar 200 BOPD,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Target produksi minyak mentah di sumur tradisional itu menurun dibandingkan pada tahun 2023 lalu. Sebelumnya, Kepala Devisi Sumur Tua PT BBS Moch. Miftachul Huda mengatakan, target produksi minyak di sumur tradisional Wonocolo, tahun 2023 mencapai 400 BOPD.

Baca Juga :   Dulu Rp 100 Ribu, Kini Harga BBM Pertalite di Papua Rp 10 Ribu Per Liter

“Produksi minyak mentah akan ditargetkan hingga 400 BOPD,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *