Persibo Lawan Persela, Polisi Sekat Lebih Awal Perbatasan

Petugas Kepolisian sedang melakukan penyekatan perbatasan antisipasi kedatangan suporter Persela Lamongan.
Petugas Kepolisian sedang melakukan penyekatan perbatasan antisipasi kedatangan suporter Persela Lamongan.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Menjelang pertandingan antara klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro yaitu, Persibo melawan Persela Lamongan pada Sabtu 12 Oktober 2024 mendatang di Stadion Letjend H. Soedirman (SLS), sejumlah jalur perbatasan antara Kabupaten Bojonegoro dengan Lamongan mulai kena sekat lebih awal.

Adapaun fokus penyekatan ini dititikpusatkan pada Gapura Selamat Datang Bojonegoro turut Jalan Raya Bojonegoro-Babat di Desa Gajah, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto menyatakan, penyekatan jalur perbatasan itu mulai dilakukan sebab dalam laga lanjutan Grup 3 Liga 2 Pegadaian terdapat pertandingan sepakbola antara Persibo kontra Persela, yang mana suporter Persela Lamongan dilarang datang.

“Sesuai peraturan PSSI, suporter tim tamu (Persela Lamongan, red.) dilarang ke stadion. Kami sekat perbatasan untuk antisipasi masuknya suporter tim tamu itu,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (9/10/2024).

Disinggung terkait penyekatan masuknya suporter Persela Lamongan yang sudah lebih awal diilakukan, yakni sejak H-4 laga, Komandan tertinggi di Polres Bojonegoro ini menyebut bahwa hal itu untuk lebih berjaga-jaga, karena tidak mau kecolongan.

Baca Juga :   Lawan Deltras Imbang 1-1, Persibo Bojonegoro Lolos Babak 8 Besar

“Kami merujuk Peraturan PSSI yang ada,” tegas pria asal Palembang, Sumatra Selatan ini.

Perwira mahir menembak ini menambahkan, pada saat hari H pertandingan antara Persibo Bojonegoro vs Persela Lamongan, akan siap siaga personel gabungan TNI – Polri sekira 500 personil yang menjaga keamanan wilayah SLS Bojonegoro dan sekitarnya.

Dalam penjagaan itu nanti, baik kepolisian dan steward akan melakukan pengecekan kartu identitas suporter hingga pada area yang diperuntukkan memasuki SLS Bojonegoro.

“Jika kartu identitasnya tertulis dari luar daerah Kabupaten Bojonegoro, suporter itu tidak diijinkan masuk ke dalam stadion,” tandas AKBP Mario.

Untuk diketahui, pada masa transisi transformasi Sepakbola Nasional, pertandingan sepakbola di seluruh kompetisi nasional tidak dapat dihadiri oleh suporter klub tamu. Oleh karena itu, suporter Persela Lamongan diimbau tidak hadir langsung di stadion.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait