Bupati Setyo Wahono Resmikan Pilot Project Pesantren Muhammadiyah Bojonegoro

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.(ist/prokopim)

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro — Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, meresmikan peluncuran (launching) Pilot Project Pesantren Muhammadiyah Al Amin Religi Bojonegoro, Minggu (14/9/2025). Pesantren ini berlamat di Jalan Basuki Rahmat No. 40, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara. Antara lain Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. Saad Ibrahim, MA, dan Wakil Ketua IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sri Wahyuni. Termasuk para undangan dari Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan.

Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Muhammadiyah yang terus berkembang pesat dalam dunia pendidikan dan kesehatan di Bojonegoro.

“Saya gembira melihat perkembangan ini. Pilot project ini adalah sebuah kehormatan dan akan menjadi percontohan yang baik bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” kata Setyo Wahono dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com.

Pria asli Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini menambahkan, bahwa langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca Juga :   24.903 Jiwa di Bojonegoro Krisis Air Bersih 

“Saat ini IPM sedang menjadi fokus utama,” tambahnya.

Ms Wahono, begitu ia karib disapa, berharap agar Pesantren Muhammadiyah Al Amin Religi Bojonegoro dapat menjadi model bagi seluruh satuan pendidikan setingkah Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) di Bojonegoro.

“Saya berpesan agar pesantren ini tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan perilaku dan norma, melatih kedisiplinan, mengajarkan toleransi, serta mempersiapkan santri untuk menghadapi tantangan zaman kedepan,” ungkapnya.

Ponpes Muhammadiyah Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono meresmikan Peluncuran Pilot Project Pesantren Muhammadiyah Al Amin Religi Bojonegoro.(ist/prokopim)

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah, Dr. Saad Ibrahim, MA, menjelaskan bahwa saat ini pondok pesantren Muhammadiyah terus tumbuh pesat dengan total 447 pesantren di seluruh Indonesia, termasuk 90 di antaranya berada di Jawa Timur.

“Langkah ini adalah upaya kita untuk membangun kembali ‘The Golden Age of Muslim History’ atau masa kejayaan peradaban Islam dengan mencetak generasi yang unggul di bidang keimanan dan ilmu pengetahuan,” bebernya.

Peluncuran pilot project ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan pendidikan pesantren yang lebih modern dan inklusif di Bojonegoro. Dengan adanya sinergi antara visi pemerintah daerah dan model pendidikan khas Muhammadiyah, diharapkan akan lahir inovasi-inovasi baru yang dapat menjadikan Bojonegoro sebagai pusat pendidikan Islam yang berdaya saing global, menghasilkan generasi muda yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga siap menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga :   Pembebasan Lahan Bendung Gerak Karangnongko Ditargetkan Selesai Tahun Ini

“Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa visi besar untuk kemajuan daerah dapat diwujudkan melalui kerja sama yang erat, saling mendukung, dan berbagi peran demi masa depan yang lebih makmur dan membanggakan,” tandasnya.(fin/adv)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait