SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pendaftaran seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Jawa Timur diperpanjang hingga tujuh hari kedepan. Sejak resmi ditutup, Kamis (18/9/2025) pukul 23.59 WIb kemarin, hanya dua pejabat tercatat mendaftar lelang jabatan tinggi pratama tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Hari Kristianto mengatakan, jadwal pendaftaran lelang jabatan Sekda Bojonegoro bakal dibuka kembali. Sesuai aturan diperpanjang selama tujuh hari.
“Minimal empat peserta terdaftar resmi di lelang jabatan Sekda Bojonegoro. Kemarin saat ditutup hanya dua pejabat yang mendaftar,” kata Hari kepada suarabanyuurip.com, Jumat (19/8/2025).
Kedua pendaftar seleksi Sekda Bojonegoro itu adalah Sekretaris DPRD Bojonegoro, Edi Susanto dan Eka Atikah yang juga Sekretaris DPRD Kota Blitar.
“Sehingga harus diperpanjang karena jumlah pelamar belum memenuhi,” tegas mantan Camat Tambakrejo itu.
Semula tiga nama pejabat telah apply dan mengurus berkas pendaftaran seleksi Sekda Bojonegoro. Diantaranya Pejabat Fungsional Ahli Madya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Samsul Jamal; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro, Mahmudi; dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro, Sukaemi.
“Hingga kini tiga nama pejabat tersebut belum resmi mendaftar,” pungkas Hari.
Sekretaris DPRD Bojonegoro, Edi Susanto hingga kini belum menjawab beberapa kali panggilan telepon WhatsApp dari suarabanyuurip.com. Sementara Eka Atikah Sekretaris DPRD Blitar sedang berupaya dikonfirmasi.
Anggota Komisi A DPRD Bojonegoro, Mustakim sebelumnya menyampaikan, bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi syarat secara kepangkatan dan administrasi bisa mendaftar, agar jabatan Sekda Bojonegoro bisa segera terisi.
“Sekda merupakan puncak karir dari ASN di tingkat kabupaten. Pemimpin tertinggi nomor 3 di kabupaten. Kami minta proses seleksi lebih transparan,” tegas politisi PKB itu.(jk)



