SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Lembaga Pelatihan Kerja Pengembangan Energi & Mineral Indonesia (LPK PEMI) kembali menyelenggarakan program pelatihan dan sertifikasi operator forklift. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Program yang didanai APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025 ini berlangsung pada 5–18 November 2025 dan dipusatkan di Kantor LPK PEM- Indonesia, Jalan raya Bojonegoro – Babat, Dusun Wire, Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Selama dua minggu pelaksanaan, sebanyak 20 orang peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari teori keselamatan kerja, pengenalan mesin, pemeliharaan alat, hingga praktik pengoperasian forklift secara profesional.
Seluruh kegiatan dipandu instruktur berpengalaman, memastikan setiap peserta memahami prosedur operasional standar sesuai kebutuhan industri. Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama, menunjukkan semangat mereka untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang kerja baru.
Ketua LPK PEMI, Ade Nur Rohmad,S.Psi, memberikan apresiasi atas antusiasme peserta dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Ia menegaskan, bahwa pelatihan ini dirancang untuk benar-benar menjawab kebutuhan industri dan membuka jalan bagi tenaga kerja yang lebih siap bersaing.
“Kami ingin memastikan setiap peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga benar-benar memiliki keterampilan yang dapat diterapkan di lapangan. Fokus kami adalah mencetak operator yang profesional, disiplin, dan memiliki pemahaman kuat tentang keselamatan kerja,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suarabanyuurip.com, Rabu (19/11/2025).
“LPK PEMI berkomitmen memperkuat peran lembaga pelatihan di Bojonegoro sebagai pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Ke depan, kami akan terus menambah jenis pelatihan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan keterampilan sesuai kebutuhan industri nasional,” imbuhnya.
Salah satu peserta pelatihan forklift, Haris mengaku, sangat terbantu dengan metode pelatihan yang jelas dan mudah diikuti. Ini menjadi kesan positif bagi para peserta.
“Saya merasakan peningkatan kemampuan yang signifikan. Instruktur sangat detail dalam membimbing, dan praktiknya membuat saya semakin yakin untuk bekerja secara profesional. Semoga pelatihan seperti ini rutin diadakan,” ujarnya.
Peserta lain pun turut mengapresiasi sertifikasi resmi yang mereka dapatkan, yang dinilai membuka peluang kerja lebih luas maupun kesempatan untuk merintis usaha sendiri.
Diharapkan program pelatihan ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam pengembangan SDM Bojonegoro, memperluas peluang kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Masyarakat pun menyambut positif upaya LPK PEMI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.(sam)
Tingkatkan Kualitas SDM, LPK PEMI Selenggarakan Pelatihan Operator Forklift
