Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak 1.256 siswa SMP di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mendapat pemeriksaan mata dan kacamata gratis di Aula SMP Model Terpadu (SMT), Jumat (121/2/2025). Ribuan siswa tersebut berasal dari 30 SMP di Bojonegoro.
Pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis tersebut merupakan inisiatif dari Onesight EssilorLuxottica Foundation berkolaborasi dengan Lions Club of Singapore Fullerton, dan didukung Dinas Pendidikan Bojonegoro.
Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Anwar Mukhtadlo menyampaikan, mata merupakan jendela dunia. Tanpa mata yang sehat tentu siswa akan kesulitan dalam belajar.
“Sehingga kacamata sangat diperlukan bagi siswa yang kesulitan membaca karena mata yang tak sehat,” jelasnya.

Menurut Mukhtadlo, program bantuan kacamata gratis ini bisa mengubah cara siswa mengikuti pelajaran dengan penglihatan yang baik. Banyak siswa sebelumnya kesulitan membaca jarak jauh dan dekat tidak menyadari bahwa mereka butuh bantuan optik.
“Maka program ini bukan hanya soal kacamata, tetapi soal membuka masa depan,” jelas mana Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro itu.
Karena itu distribusi kacamata bagi siswa kurang mampu sangat diperlukan termasuk pemeriksaan mata. Sebanyak 1.256 siswa di Bojonegoro telah mendapat kacamata dan pemeriksaan dalam program ini selama 5 sampai 12 Desember 2025 ini.
“Hari ini terkahir. Ada 30 SMPN di Bojonegoro mengirimkan siswa yang mempunyai penyakit mata,” terangnya.
Nina, salah satu pelajar SMPN 1 Purwosari mengaku senang mendapat pemeriksaan mata dan bantuan kacamata gratis.
“Jadi terbantu dalam belajar. Membaca bisa lebih jelas,” ucap siswi Kelas IX itu.(jk)