SuaraBanyuurip.com – Sasongko
Bojonegoro — Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Bojonegoro, Pusat Madiun, menjadi salah satu penyumbang donor darah terbesar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Hal itu diungkapkan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Kabupaten Bojonegoro, dr. Imam Sutrisno dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan SH Terate Ranting Kota bekerja sama dengan PMI Bojonegoro di Padepokan Sumur Gumuling, Sekretariat SH Terate Cabang Bojonegoro, Jalan Kolonel Sugiono No. 87 A, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Jumat malam (8/5/2026).
Kegiatan donor darah rutin tiga bulanan tersebut digelar bersamaan dengan latihan bersama yang diikuti sekitar 250 siswa putih dari berbagai rayon se-Ranting Bojonegoro.
Kepala UTD Kabupaten Bojonegoro, dr. Imam Sutrisno, mengapresiasi kontribusi SH Terate dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah di Bojonegoro.
“Luar biasa kegiatan hari ini dari SH Terate Bojonegoro. Insyaallah bisa membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Bojonegoro,” ujar dr. Imam.
Imam menjelaskan, kebutuhan darah di Kabupaten Bojonegoro mencapai sekitar 3.000 kantong per bulan. Menurutnya, SH Terate menjadi salah satu penyumbang donor darah terbesar di Bojonegoro.

Pada kegiatan tersebut, PMI menargetkan terkumpul 150 kantong darah. Jumlah itu nantinya akan ditambah dari kegiatan donor darah di ranting-ranting lain.
“Dengan dukungan SH Terate, kebutuhan darah di Bojonegoro diharapkan selalu terpenuhi, bahkan bisa membantu daerah lain. Karena kemanusiaan tidak mengenal batas,” tambahnya.
Ketua Ranting Kota, Tri Wahyu Utomo menjelaskan, bahwa kegiatan donor darah ini adalah implentasi dari ajaran SH Terate, untuk itu semua siswa yang tidak punya kendala kesehatan agar mengikuti kegiatan donor darah. Menurutnya donor darah adalah media beramal dan berbagi yang murah dan tidak membutuhkan biaya.
”Donor darah ini adalah sedekah yang tidak membutuhkan biaya. Untuk itu bagi yang tidak ada kendala kesehatan monggo (silakan) mengikuti donor. Tidak ada alasan takut jarum suntik, atau alasan lain yang dibuat buat,” tegas Kangmas Ut, begitu Tri Wahyu Utomo karib disapa.
Kangmas Ut juga menekankan pada para siswa calon warga dalam menyongsong pengesahan. Diingatkan para calon warga untuk benar benar mematuhi aturan dan ajaran dalam mempersiapkan diri menghadapi pengesahan nantinya.
”Jadi segala sesuatu, syarat syarat yang sudah dijelaskan oleh Kangmas Kangmas pelatih harus benar benar dipatuhi,” tandasnya dalam surat elektronik diterima SuaraBanyuurip.com, Sabtu (09/05/2026).

Sementara itu, Ketua Cabang SH Terate Kabupaten Bojonegoro, Wahyu Subakdiono, menegaskan, bahwa kegiatan kemanusiaan telah menjadi komitmen seluruh warga SH Terate Bojonegoro.
Kangmas Wahyu, sapaan akrabnya, menyebut, pihaknya telah menjadwalkan kegiatan donor darah secara berkala di setiap ranting guna membantu memenuhi kebutuhan darah PMI.
“Insyaallah kami siap berkontribusi untuk membantu memenuhi kebutuhan darah PMI Bojonegoro setiap bulan,” kata Kangmas Wahyu.
Kegiatan donor darah kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia yang diperingati setiap 8 Mei.
“Alhamdulillah kegiatan donor darah di Ranting Kota ini bersamaan dengan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia,” ujar Djamari, salah satu pengurus PMI Kabupaten Bojonegoro.(ko)





