SuaraBanyuurip.com – Presiden Prabowo Subianto kembali merotasi kabinet merah putih sisa masa jabatan periode tahun 2024–2029, Jumat 2 Oktober 2026, di Istana Negara. Dua putra terbaik Bojonegoro lengser dari kursi menteri.
Putra terbaik Bojonegoro yang baru dicopot dari menteri adalah Pratikno. Pritikno sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayan (Menko PMK) di kabinet merah putih.
Pratikno bukan dari kalangan partai politik. Namun karirnya di pemerintahan sangat moncer. Sebelum menjabat Menko PMK, pria asli Bojonegoro dari tepian hutan Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, itu telah sepuluh tahun menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) selama dua periode pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Jasa Pratikno kepada bangsa dan negara cukup besar. Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) itu dipertahankan di awal masa pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia dilantik sebagai Menko PMK pada 21 Oktober 2024. Mengurusi masalah pembangunan manusia. Sesuai background-nya sebagai pendidik.
Pratikno hampir dua tahun menjadi Menko PMK. Kemudian dicopot diganti oleh Sugiono, yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri.Pratikno dilantik menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden. Tetap melekat di pemerintahan Prabowo.
“Saya masih tetap bekerja. Membaktikan diri, menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk bangsa dan negara,” kata Pratikno.
“Kami yakin kami bisa memberikan saran, masukan, pertimbangan sebagaimana dimandatkan oleh undang-undang,” lanjutnya dilansir dari Youtube Sekretariat Presiden dikutip, Sabtu (3/10/2026).
Sebagai daerah penghasil migas terbesar di Indonesia, Kabupaten Bojonegoro telah malhirkan orang-orang hebat. Selain Pratikno, putra terbaik Bojonegoro yang pernah menjabat menteri adalah Hanif Faisol Nurofiq.
Hanif Faisol Nurofiq pertama kali dilantik Presiden Prabowo sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup pada 21 Oktober 2024. Kemudian dicopot digantikan Jumhur Hidayat.
Lengser dari Menteri LH, Hanif Faisol dilantik kembali sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan pada 27 April 2026.
Hanif Faisol merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) asli Bojonegoro dari Kelurahan Mojokampung. Hanif menyelesaikan Pendidikan di SDN Kadipaten 2 Bojonegoro, SMPN 1 Bojonegoro dan SMA Negeri 1 Bojonegoro. Ia kemudian menempuh pendidikan S1 dan S2 nya di Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Ia berhasil menyandang gelar Doktor di Universitas Brawijaya.(red)





