Bojonegoro Ingin Kembangkan Kereta Api Perkotaan, Menhub : Harus Dukung Bandara Ngloram

Senin, 18 November 2019, Dibaca : 583 x Editor : nugroho

BKIP Kemenhub
RAKOR : Bupati Anna Muawanah bersama jajarannya membahas rencana Kereta Api Perkotaan dengan Menteri Perhubungan Budi Karya.


SuaraBanyuurip.com - Rencana Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk mengembangkan perkeretaapian perkotaan dengan menyediakan kereta api perintis terus dimatangkan. Transportasi ini untuk melayani masyarakat Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya dengan rute Bojonegoro-Surabaya.

Pada Kamis (14/11/2019) lalu, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya, dan jajarannya, di ruang Silver Kementerian Perhubungan RI  Jalan Merdeka Barat No.8 Jakarta Pusat. 

Pertemuan tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri, Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Zulmafendi dan dari jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro.

Baca Lainnya :

    Dilansir dari situ resmi Pemkab Bojonegoro, dalam pertemuan itu, Bupati Anna Muawanah menyampaikan rencana tersebut. Dijelaskan, kereta api tersebut nantinya akan dihibahkan kepada Kementerian Perhubungan sehingga operasional dan perawatannya ditangani oleh Kementrian Perhubungan melalui Badan Usaha Milik Negara yaitu PT. KAI ( Persero ).

    Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, lanjut Bu Anna, sapaan akrab Bupati Bojonegoro, telah melakukan kerjasama dengan membuat nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT. KAI (Persero) pada 4 Januari 2019 tentang rencana pengembangan perkeretaapian perkotaan di Kabupaten Bojonegoro. Juga nota kesepahaman dengan PT INKA (Persero) tanggal 8 juli 2019 tentang kerjasama pengembangan sistem transportasi dan sistem logistik di Bojonegoro. 

    Baca Lainnya :

      "Kerjasama itu telah ditindaklanjutu dengan membuat Study Kelayakan yang bersifat bisnis bersama PT. KAI tentang rencana pengembangan perkeretaapian perkotaan di Bojonegoro," ujar Bu Anna.

      Mendapat penjelasan tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya mengapresiasi dan menyambut baik rencana Pemkab Bojonegoro. Namun, Ia meminta agar rute kereta perintis dari Surabaya (Pasar Turi ) tidak hanya sampai di  Bojonegoro. Melainkan harus menjangkau  sampai stasiun terdekat seperti Stasiun Cepu, untuk mendukung Bandar Udara Ngloram yang sekarang ini sedang dibangun.

      "Sehingga bisa sebagai penghubung antar moda transportasi udara dan perkeretaapian dengan rute Cepu - Bojonegoro - Babat - Lamongan - Surabaya," saran Budi.

      Pria yang sebelumnya menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu juga berharap agar penyediaan train set kereta api perintis oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebanyak empat train. Sehingga bisa melayani masyarakat pengguna kereta api setiap 2 jam sekali. 

      Penyediaan 4 train set ini, kata Budi, bisa dilaksanakan secara bertahap selama 2 tahun. karena melibatkan stasiun Cepu yang ada di Kabupaten Blora - Jawa Tengah.

      "Kami juga berharap Kabupaten Blora ikut berpartisipasi menyumbang minimal satu train Set dari empat train set yang diperlukan," tuturnya.

      Menurut Budi, bentuk kerjasama dalam pengoperasian dan maintenance kereta api perintis melalui Direktur Jenderal Perkeretaapian. Namun pihaknya akan melihat lagi regulasinya sebelum mengundang kembali Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, PT KAI ( Persero ) dan PT. INKA ( Persero ) untuk duduk bersama membicarakan masalah tersebut.

      "Dalam waktu dekat kita akan undang semua pihak menindaklanjuti kerjasama ini," tegasnya.(red)



      Ada 1 komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

      agoek, Selasa, 19 November 2019 10:48
      smoga bisa mempercepat laju perekonomian rakyatnya

Show more