Bojonegoro Tunggu Rekonsiliasi Lifting Migas

Rabu, 30 April 2014, Dibaca : 1013 x Editor : nugroho

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap agar rekonsiliasi lifting minyak dan gas (migas) tahun 2014 segera terealisasi.  Sebab pada tribulan I yakni bulan Maret 2014 sudah harus dilaksanakan untuk mengetahui pencapaian target pendapatan daerah.

Kepala Dinas Pendapatan, Herry Sudjarwo, mengatakan, seharusnya rekonsiliasi lifting migas sudah selesai dari perhitungan produksi migas sejak bulan Desember, Januari, dan Februari.

Baca Lainnya :

    “Namun sampai saat ini belum juga dilakukan,” kata Herry kepada suarabanyuurip.com, Rabu (30/4/2014).

    Dia mengaku, meskipun dampaknya tidak merugikan daerah, namun Bojonegoro tidak mengetahui secara pasti apakah pendapatan yang ditargetkan sebesar 25 persen bisa tercapai.

    Baca Lainnya :

      “Ya kalau tercapai 25 persen, berarti aman karena memang tahun sebelumnya tidak pernah tercapai,” ujar Herry.

      Pria berkacamata minus ini mengungkapkan, rekonsiliasi lifting migas ini menjadi kewenangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), setelah mendapatkan data dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) dan diserahkan satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

      “Apa boleh buat, daerah hanya bisa menunggu,” imbuhnya. Sebelumnya, hasil Lifting pada triwulan ke III tahun 2013 mencapai 99, 67 US$ per barel dari rata-rata seluruh jenis minyak mentah yang dihasilkan oleh Pertamina EP, JOB P-PEJ, dan Mobil Cepu Ltd (MCL).(rien)   


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more