BPE Pastikan Beli Gas Lapangan Trembul

Rabu, 20 November 2019, Dibaca : 247 x Editor : samian

Ahmad Sampurno
Dirut PT BPE, Christian Prasetya.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patra Energi (BPE), memastikan bakal melakukan pembelian gas dari lapangan Migas Trembul Kecamatan Ngawen. Namun belum diketahui kapan realisasi rencana pembelian gas tersebut. BPE masih pasif dan belum melakukan tahapan.

Dimungkinkan karena adanya faktor Jembatan Dusun Canggah yang belum dilakukan perbaikan. Setelah mengalami kerusakan sejak Tahun 2017 lalu yang diakibatkan seringnya dilalui kendaraan berat maupun kendaraan operasional Kontrak Kerja Sama Operasi Pertamina EP (KSO PEP)-PT Giken Sarana Singapura (GSS) Trembul (SGT).

Baca Lainnya :

    "Ya, kami pastikan akan membeli gasnya," kata Dirut PT BPE, Christian Prasetya, Rabu (20/11/2019).

    Hanya saja Christian Prasetya, belum mengungkapkan secara detail kapan direalisasikan jual beli gas tersebut.

    Baca Lainnya :

      Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) juga belum dilaksanakan. Karena KSO Pertamina EP - PT SGT hanya sebagai operator Produksi Area Operasi Trembul pada Wilayah Kerja PT Pertamina EP. Gas yang diproduksi di Lapangan Trembul menjadi milik Pertamina.

      "Kami nanti membeli gas-nya dari Pertamina," ungkap Kris sapaan akrabnya.

      Gas sebesar 1 Million Standard Cubic Feet Per Day (MMSCFD) rencananya akan dibeli dan diolah menjadi Compressed Natural Gas (CNG). Tentunya juga akan dilakukan pembangunan CNG Plant yang tidak jauh dari mulut sumur gas. Selain itu juga pembangunan pipa dari mulut sumur menuju CNG Plant.

      Dalam usahanaya itu, BUMD Blora menggandeng mitra, yaitu PT Titis Sampurna yang saat ini menjadi operator Central Processing Plant (CPP) Gundih Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.

      "Semakin dekat lokasi pembagunan CNG Plant, maka semakin rendah biaya yang harus dikeluarkan," jelasnya.

      Terpisah, Kepala Lapangan KSO PEP- PT SGT, Agus Pamuji Widodo, saat dikonfirmasi tidak memberikan tanggapan terkait progres pembangunan jembatan canggah.

      Padahal, pekan lalu Agus Pamuji Widodo sempat memastikan bahwa tahapan pekerjaan akan dilaksanakan awal pekan ini.

      "Kaitannya sama schedule PJBG, saya kurang paham, karena ada PIC sendiri di Jakarta. Yang pasti setelah jembatan dikerjakan bisa melanjutkan semua aktivitas seperti semula," katanya.(ams)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more