Corat-coret Seragam Warnai Kelulusan

Selasa, 02 Mei 2017, Dibaca : 830 x Editor : nugroho

ali imron
CORAT-CORET SERAGAM : Aksi yang dilakukan pelajar di Tuban dalam merayakan kelulusan ini tak patut ditiru.


SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Tepat di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), puluhan pelajar dari berbagai SMA/SMK/MA di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tampak asyik mencorat-coret seragam warna putih abu-abu, Selasa (2/5/2017).

Mereka berkumpul dan melakukan corat-coret kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Rangga Jaya Anoraga Tuban, sekira pukul 10:00 WIB,  setelah dinyatakan lulus Ujian Nasional (UN) 2017.  Puas corat-coret baju, puluhan generasi muda Bumi Wali (sebutan lain Tuban) itu langsung bersiap konvoi atau pawai. 

Baca Lainnya :

    "Tadi pengumuman UN pukul 08:00 WIB dan setelah itu kami berencana mau konvoi," ujar salah satu siswa SMK di Jalan Manunggal Tuban yang enggan disebut identitasnya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (2/5/2017).

    Tanpa basa-basi, muda mudi yang berusia di bawah 18 tahun ini langsung mengambil pilok yang disiapkan dalam tasnya. Seketika itu, seragam putih abu-abu yang biasanya bersih langsung menjadi media corat-coret.

    Baca Lainnya :

      "Ini bentuk bersyukur dan rasa senang kami setelah tiga tahun belajar," sergah siswi lain sambil mencoret seragam temannya.

      Kurang lebih satu jam, belasan siswa langsung merapat di sekitar GOR. Mereka mengaku telah mengawali konvoi mulai Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Diponegoro, Jalan Panglima Sudirman (Pantura), Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, Jalan Gajah Mada, kemudian Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo.

      "Ayo berangkat keburu siang," timpal siswa lain bertubuh ceking sambil menarik gas motornya.

      Menanggapi hal itu, Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar, mengaku telah mengunjungi beberapa sekolah sebelum pengumuman berlangsung. Disarankan surat kelulusan UN langsung diserahkan di rumah siswa masing-masing. 

      "Kalau masih ada yang nekat konvoi tentu akan kami bubarkan," tegasnya.

      Selain itu, sejak pagi puluhan anggotanya telah disiagakan di beberapa titik. Apabila ada pelajar yang tidak lengkap surat kendaraanya maupun melanggar rambu tentu akan ditilang.

      Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur cabang di Tuban, Edy Sukarno, belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Saat ditemui di kantornya, mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN Montong, TJP, dan SMKN 3 Tuban ini tidak ada di tempat.

      "Bapak sedang ada acara dan belum tau kapan kembalinya," ujar salah satu stafnya. (aim)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more