Disperinaker Himbau K3S Beri Pelatihan Sertifikasi Migas

Kamis, 28 November 2019, Dibaca : 200 x Editor : samian

dok SBU
Lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban, di Bojonegoro yang dikelola Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menghimbau kepada semua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yang ada di Bojonegoro, untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi di bidang minyak dan gas bumi (migas) bagi masyarakat terdampak.

"Sekarang ini, semua pengajuan program Corporate Social Responsibility (CSR) ada di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, jadi kami sudah tidak berwenang mengusulkan lagi," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disperinaker, Joko Susanto, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (28/11/2019).

Baca Lainnya :

    Sekarang ini selain ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) pengelola Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, yang berpotensi bisa memberikan pelatihan dan sertifikasi tersebut adalah operator proyek Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu (PEPC), dan Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field yang tengah menyiapkan pengeboran sumur baru.

    "Karena banyak pekerjaan, maka berpotensi merekrut tenaga kerja. Jadi kami himbau agar memberi pelatihannya juga," tukasnya.

    Baca Lainnya :

      Joko mengaku, tahun 2019 ini baru PEPC yang memberikan program pelatihan dan sertifikasi bekerjasama dengan PPSDM Cepu kepada pemuda di Bojonegoro.

      "Harapannya bisa berkelanjutan dan yang belum bisa memberikan hal sama," pungkasnya.

      Legal and Relations Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Jason W Purba mengungkapkan, berkaitan dengan pelatihan dan sertifikasi di bidang migas bagi masyarakat sekitar  sudah pernah diberikan. 

      "Sementara ini kami sudah pernah memberikan pelatihan dan sertifikasi migas untuk Guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 yang di Sambiroto, dalam rangka mendukung program pemerintah untuk revitalisasi SMK," ujarnya.

      Sementara Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya saat dikonfirmasi perihal tersebut belum memberikan jawaban.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more