Kades Talokwohmojo Sebut KSO PEP-PT SGT Ingkar Janji

Rabu, 27 November 2019, Dibaca : 239 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
TAK KUNJUNG DIPERBAIKI : Jembatan Talokwohmojo yang dijanjikan KSO PEP-SGT akan dibangun sampai sekarang belum diperbaiki.


SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora - Kerja Sama Operasi Pertamina EP - PT Sarana GSS Trembul (KSO PEP-SGT), operator Lapangan Migas Trembul di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengah, dinilai ingkar janji. Sampai saat ini pembangunan  jembatan di Dusun Canggah, Desa Talokwohmojo, tak kunjung diperbaiki.

Kepala Desa Talokwohmojo, Ernawan, mengungkapkan, lambatnya perbaikan jembatan ini membuat geram warga sekitar jalur utama menuju lapangan sumur SGT-01. Selain itu, lampu penerangan jalan juga tidak pernah menyala karena tidak pernah diisi pulsa oleh pihak perusahaan.

Baca Lainnya :

    Warga, lanjut dia, berkeinginan mengelola lampu tersebut agar ketika pulsanya habis bisa diisi secara swadaya. Sehingga dapat memberikan manfaat bagi penerangan masyarakat.

    "Tapi tidak boleh. SGT sekarang ini banyak kepalsuannya," tegasnya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (27/11/2019). 

    Baca Lainnya :

      Sampai saat ini kontraktor Pertamina -KSO PEP-SGT- itu belum pernah mengajak pihak desa untuk berkomunikasi. 

      "Dari penanggung jawab yang sekarang ini juga tidak ada sama sekali," tandasnya. 

      Ernawan menegaskan, warga tetap bersikukuh melarang alat berat keluar dari lokasi sebelum jembatan diperbaiki. Mereka sudah memasang plang agar alat berat tidak melintas. 

      "Sudah satu tahun kendaraan dan alat berat mangkrak di lokasi. Kalau mau keluar, bisa memutar arahnya lebih jauh," ujarnya. 

      Informasi yang dia terima, pembangunan jembatan masih menunggu uang muka. Setelah itu pekerjaan baru bisa dimulai.

      "Selebihnya saya belum banyak tahu. Sebab, saya baru menjabat kepala desa," pungasnya. 

      Candra, warga Talokwohmojo, mengaku selama ini desanya menjadi akses utama menuju lapangan sumur SGT-1 berada di Desa Karangtengah. Sedangkan di desanya terdapat titik sumur SGT-2 yang juga masuk rencana eksplorasi. 

      "Dulu  pernah dijanjikan, kalau jembatan akan dibangun tahun 2018. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi," sambung Candra. 

      SGT, tambah dia, pernah menjanjikan pembangunan jembatan akan dimulai Senin (25/11/2019) kemarin.

      "Tapi sekarang tidak ada progres," tandasnya.  

      Dikonfirmasi terpisah, Wakil ketua DPRD Blora, Siswanto, menyayangkan belum adanya realisasi pembangunan jembatan Dusun Canggah. Padahal, sudah lama jembatan tersebut ambrol. 

      "Perusahaan pengeloa lapangan dan pemerintah desa harus duduk besama. Jangan sampai diabaikan," tuturnya. 

      Siswanto mengaku sampai saat ini belum ada warga yang menyampaikan keluhan kepada DPRD Blora. 

      "Tapi segera kami cek lapangan," tandasnya. 

      Kepala Lapangan KSO PEP-GSS Trembul, Agus Pamuji Widodo, belum memberikan keterangan. Dia hanya mengaku baru pulang dari rumah sakit. Usai mendapat perawatan karena sakit yang dideritanya. 

      Budiono, Bagian Produksi KSO PEP-GSS Trembul, saat dikonfirmasi terkait pembangunan jembatan, membernarkan jika perusahaan pemenang tender masih menunggu uang muka sebesar 10 persen. 

      "Semua aktivitas nanti mengikuti. Sekarang masih menunggu project jembatan," ujarnya.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more