Mobilisasi Tabung Gas Raksasa JTB Akan Melintas Kota Bojonegoro Minggu Malam

Jum'at, 29 November 2019, Dibaca : 5053 x Editor : nugroho

ririn wedia
MOBILISASI DIMULAI : Petugas flagman mengamankan jalur yang dilalui truk pengangkut tabung raksasa gas JTB.


SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Pengangkutan Absorber -peralatan pemrosesan gas - Section #2 trip 1 untuk proyek Lapangan Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru (J-TB) oleh kontraktor EPC GPF JTB, PT Rekayasa Industri (Rekind), dijadwalkan melintas Jalan Kota Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (1/12/2012) malam, pukul 00.00 WIB - Senin (2/12/2019) dini hari pukul 01.00 WIB.

Tabung gas sepanjang 40 meter itu akan dibawa menuju lokasi Lapangan Gas JTB di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

Baca Lainnya :

    Mobilisasi tabung gas menggunakan satu truk trailer telah berlangsung, Kamis (28/11/2019), mulai pukul 22.00 WIB. Multi axel bergerak dari Jetti Maspion Gresik, dan keluar dari kawasan Petrokimia Gresik pukul 23.30 WIB.

    Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin mengatakan, pukul 01.30 WIB multi axel keluar dari terminal Bunder Gresik dan terus bergerak dengan lancar meski pelan.  Heavylift Inland Transport Proyek GPF J-TB ini semalam sudah masuk Rest Area 1 di SPBU Tabaloan Duduk Sampeyan, Gresik pukul 02.00 WIB. 

    Baca Lainnya :

      "Saat ini satu truk tersebut sedang standby, selama perjalanan dari Gresik hingga Rest Area 1 berjalan lancar," ujar Zainal kepada suarabanyuurip.com, Jumat (29/11/2019) . 

      Pria yang berdomisili di Kabupaten Tuban, itu mengungkapkan, malam ini, pukul 22.00 WIB, mobilisasi akan melanjutkan perjalanan menuju Rest Area ke 2, yaitu di PKU Muhamadiyah Babat, Kabupaten Lamongan. 

      "Kita terus berkoordinasi secara intensif untuk pengamanan transportasi," tegasnya.

      Koordinasi dilakukan dengan beberapa pihak yang menjadi jalur transportasi. Baik pihak kepolisian maupun instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PLN, Telkom, Dinas Pekerjaan Umum dimasing-masing wilayah.

      "Semua pihak sudah menyatakan kesiapannya untuk mengawal Heavylift Inland Transport. Jadi, harapannya semua berjalan lancar," tegasnya.

      Pengankutan tabung raksasa akan berlangsung 6 kali. Dibagi dalam Absorber section-2, absorber section-3, Selexol Regenerator Sections-1, Selexol Regenerator Sections-2, Absorber Sections-1, Absorber-4. Pengangkutan dimulai pada 28 November hingga 23 Desember 2019 sampai di lokasi Lapangan Unitisasi Gas JTB.

      Ada beberapa titik pemberhentian, karena pengangkutan hanya dilakukan pada malam hari hingga dini hari. Kompleks Stadion Surajaya Lamongan, PKU Muhammadiyah Babat. Setelah itu kembali melanjutkan perjalanan menuju Bojonegoro, dan berhenti sementara di Jembatan Timbang Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno. 

      Kemudian truk trailer akan kembali berjalan menuju Proyek JTB dan akan berhenti di SPBU Sudu. Sebelum  masuk ke lokasi proyek Gas JTB akan menunggu jadwal yang ditentukan oleh DAOP 8 Surabaya.

      Karena pengangkutan tabung gas tidak akan akan melewati fly over (jembatan layang) pintu masuk Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu. Melainkan jalan baru yang dibuat PT Rekind di sebelah timur fly over. 

      "Semoga tidak ada kendala sampai site, sehingga mobilisasi bisa sesuai jadwal," pungkasnya.(rien)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more