Nyoman Sudana Belum Terima SK Bupati Jabat Plt Dirut ADS

Jum'at, 22 November 2019, Dibaca : 305 x Editor : samian

Samian Sasongko
Fasilitas produksi Lapangan Migas Banyu Urip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Hingga saat ini, staf ahli bidang pembangunan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, I Nyoman Sudana, belum mendapatkan SK dari Bupati Anna Mu'awanah untuk menjabat sebagai Plt Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Asri Dharma Sejahtera (ADS).

"Saya belum menjabat Plt Dirut PT ADS karena belum ada SK Bupati Anna," ungkapnya, Jumat (22/11/2019).

Baca Lainnya :

    Pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT ADS beberapa waktu lalu, ada surat pengunduran diri dari Plt Dirut PT ADS, Setyo Yuliono, dan Komisaris Nono Purwanto. Karena mitra PT ADS yakni PT Surya Energi Raya (SER) tidak menghadiri rapat, maka pergantian dua jabatan itu ditunda.

    "Ditunda semuanya, saya juga belum menjabat Plt Dirut ADS. Masih dijabat Pak Setyo Yuliono," tegasnya.

    Baca Lainnya :

      Berbeda dengan disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda), Nurul Azizah. Menurut Nurul Azizah, dalam RUPS yang dilaksanakan secara internal minggu lalu, ada pergantian jabatan Komisaris dan Plt PT ADS. Hal ini karena mengikuti aturan, jabatan Plt Dirut BUMD memang sudah waktunya diganti.

      Nurul mengaku, Komisaris PT ADS, Nono Purwanto dan Plt Dirut ADS, Setyo Yuliono, secara resmi mengundurkan diri.

      "Baik Komisaris dan Dirut PT ADS sekarang dijabat oleh I Nyoman Sudana," tandasnya.

      Untuk diketahui, dari 10 persen PI Blok Cepu Bojonegoro mendapat 4,5%, Blora 2,28 %, Provinsi Jateng 1,1%, dan Provinsi Jatim 2,2%. Sayangnya, perjanjian bagi hasil dan skema pembayaran keuntungan PI antara ADS dengan PT SER, tidak menjadikan Bojonegoro beruntung.

      Bojonegoro sebagai kabupaten yang memiliki jatah PI mendapat keuntungan 25 persen, dan 75 persen untuk SER. Selain itu, Bojonegoro akan menerima revenue (keuntungan) setelah semua modal kerja yang dikeluarkan SER kembali atau balik modal.

      Artinya, meskipun saat ini Lapangan Banyuurip yang terletak di wilayah Kecamatan Gayam, sudah berproduksi puncak sebesar 200 ribu barel per hari (bph), Bojonegoro belum bisa menikmati keuntungan PI Blok Cepu.(Rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more