Pemilik Pom Mini Dihimbau Siapkan APAR

Selasa, 09 Juli 2019, Dibaca : 848 x Editor : rozaqy

Suarabanyuurip.com
POM MINI : Adanya POM Mini kini menjadi salah satu usaha yang diminati Masyarakat


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

 

Bojonegoro - Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan melakukan sosialisasi lagi untuk kedua kalinya kepada para pemilik Pom Mini atau biasa disebut Pertamini yang tersebar di seluruh Bojonegoro. 

Baca Lainnya :

    "Karena sebagian belum memahami sosialisasi yang pertama, kita akan coba tindak lanjuti lagi," kata Kepala Dinas Damkar Bojonegoro, Andik Sudjarwo, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (9/7/2019). 

    Menurutnya, sosialisasi yang diberikan kepada pemilik Pertamini sangat penting karena bisa mengantisipasi kebakaran dan cara menangani jika terjadi kebakaran. 

    Baca Lainnya :

      "Jadi, sebenarnya tidak harus menggunakan Alat Pemadam Kebakaran atau APAR saja, tapi bisa menggunakan cara lain," tukasnya. 

      Damkar sendiri, telah melakukan pendataan di Bojonegoro jumlah Pertamini yang sudah ada. Diantaranya, di Kecamatan Dander ada 9, di Kecamatan Sukosewu ada 6, di Kecamatan Bourno ada 12, di Kecamatan Kanor ada 8, di Kecamatan Sumberejo ada 10, di Kecamatan Kalitidu ada 2, di Kecamatan Malo ada 1 di Kecamatan Temayang ada 3 di Kecamatan Kapas ada 2,di Kecamatan Bojonegoro ada 5. 

      "Jumlah total ada 58 Pertamini yang telah kami sosialisasikan bahaya kebakaran," pungkasnya. 

      Salah satu pemilik Pertamini di seputaran kota Bojonegoro, Sapar (50), membenarkan jika belum ada alat pemadamm kebakaran (APAR) untuk antisipasi kebakaran di Pom Mini miliknya. 

      "Harganya mahal. Dua ratus ribuan lebih. Lagipula, tidak tahu cara pakainya," imbuh bapak tiga anak. 

      Menurutnya, selama ini bersama istri dan anak-anaknya telah berupaya menghindari penyebab kebakaran di sekitar alat pengisian bensin mini yang mirip dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

      "Ya manual saja, seperti tidak merokok atau buang puntung rokok didekat Pertamininya, atau menyalakan api, dan lain sebagainya," pungkasnya sambil mewanti-wanti tidak mengambil gambar Pertamini miliknya. 


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more