Pemkab Bojonegoro Pasang DBH Migas 100 Persen di APBD 2020

Kamis, 28 November 2019, Dibaca : 246 x Editor : rozaqy

Ist
Pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Kabupaten Bojonegoro 2020


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Setelah melalui pembahasan di Badan Anggaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, selama tiga hari, Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (R-APBD) Bojonegoro tahun 2020 disahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Kabupaten Bojonegoro 2020, Rabu (26/11/2019) malam. 

Juru bicara Banggar dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Lasuri, mengatakan, didalam APBD 2020 ditetapkan pendapatan sebesar Rp 4,830 Triliun lebih, sementara dari sisi belanja ditetapkan sebesar Rp 6.4 Triliun lebih.

Baca Lainnya :

    "Ada defisit kekurangan anggaran sebesar Rp2,3 triliun lebih yang ditutup dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa)  tahun 2019, sebesar  Rp 2,3 triliun,"ungkapnya kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (27/11/2019). 

    Dia mengatakan, saat ini Perda tersebut sudah dikirimkan ke Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa untuk dilakukan evaluasi. Dan berharap, maksimal dalam waktu 15 hari bisa turun di tingkat Kabupaten. 

    Baca Lainnya :

      "Pendapatan untuk dana bagi hasil migas dipasang sesuai keputusan Kementrian Keuangan sebesar Rp956 miliar, jumlah ini tidak sesuai estimasi sebenarnya. Tapi kami optimis di APBD Perubahan ada tambahan,"tukasnya.

      Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan, Ibnoe Soeyoeti, mengaku, besaran DBH Migas tahun 2020 dipasang sebesar 100 persen. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya 70 persen sesuai Peraturan Menteri Keuangan-PMK- 153/PMK.07/2018. 

      "Tahun ini di APBD 2020 kita pasang seratus persen,"pungkasnya. 

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more