Polisi Gadungan Tawarkan Mesin Diesel Sitaan

Rabu, 04 Desember 2019, Dibaca : 281 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
DITAHAN : Joko, polisi gadungan yang menawarkan mesin diesel sitaan saat jalani pemeriksaan di Polsek Randublatung.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Sumijan alias Joko (45), dibekuk jajaran Polsek Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Gara-garanya, warga RT 03 RW 03 Dukuh Kradenan, Desa/Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, itu mengaku anggota kepolisian dan menawarkan mesin diesel hasil sitaan.

Kapolsek Randublatung, AKP Supriyo, menjelaskan penangkapan tersangka bermula dari laporan Susanto (38), RT 09 RW 01 Dusun Bantengan, Desa Jati Kecamatan Jati. Korban mengaku telah ditipu pelaku Rp5 juta.

Baca Lainnya :

    Peristiwa penipuan itu terjadi pada Kamis (21/11/2019), pukul 08.00 WIB. Korban sedang berada di sawah didatangi tersangka yang mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Polsek Randublatung.

    Tersangka kemudian menawarkan barang bukti hasil sitaan berupa dua unit mesin diesel merk Kubota dengan harga Rp. 10.000.000. Barang tersebut bisa dibayar setengah harga dulu dan dilunasi bulan depan.

    Baca Lainnya :

      “Dari situlah, korban percaya dan memberikan uang sebesar Rp5 juta kepada tersangka. Uangnya diserahkan hari itu juga di jalan Beran turut tanah Kelurahan Randublatung," tutur kapolsek.

      Polisi kemudian melakukan pengejaran. Pelaku bersadil ditangkap pada Selasa (3/12/2019) kemarin, di Taman Kota Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung.

      “Pelaku sempat melarikan diri namun dengan sigap petugas mengamankannya tanpa perlawanan,” jelas Kapolsek.

      Dari hasil pemeriksaan sementara oleh penyidik, tersangka mengaku pernah melakukan penipuan dengan modus sama. Namun pada aksi keduanya bisa digagalkan oleh Polisi.

      Tersangka sekarang ini ditahan di Polsek Randublatung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

      “Selain telah mencoreng citra Polri di mata masyarakat, tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tandas kapolsek.(ams)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more