Poros Gayam Makan Korban, Pengendera Motor Terpeleset Akibat Jembatan Licin

Rabu, 13 November 2019, Dibaca : 1124 x Editor : nugroho


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Jalan poros umum kecamatan (PUK) Kalitidu - Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali memakan korban. Kastur (39), warga Dusun Glgah, Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, mengalami kecelakaan di jembatan sebelah utara Kantor Balai Desa Gayam, Rabu (13/11/2019), pukul 12:15 Wib.

Kecelakaan di jalur utama menuju proyek Gas Jambaran - Tiung Biru (J-TB) itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor Suzuki Smash melaju dari utara, sambil membawa jerami untuk pakan ternak. 

Baca Lainnya :

    Diduga kuat roda sepeda motor yang dikendarai korban selip karena licinnya plat baja yang dipasang untuk memperkuat jembatan. Sebab kecelakaan terjadi bersamaan hujan deras yang mengguyur wilayah Gayam 

    "Saya lupa kalau pas hujan plat jembatan licin," ujar Kastur kepada suarabanyuurip.com usai mendapat perawatan di Puskesmas Gayam.

    Baca Lainnya :

      Akibat kecelakaan tersebut Kastur mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri. 

      "Tadi mau dijahit, tapi saya tidak mau," ucap Kastur sambil duduk di kursi roda menunggu keluarga.

      Ia berharap pihak terkait segera memperbaiki jembatan tersebut agar tidak ada lagi pengendara yang mengalami kecelakan akibat licinnya plat baja.  

      "Paling tidak diberi tanda atau rambu-rambu kalau jembatannya licin agar pengendara tahu," pungkasnya.   

      Kepala Desa Gayam, Winto meminta kepada kontraktor pelaksana proyek Gas JTB untuk segera memperbaiki jembatan di wilayahnya yang dipasang plat besi. Sebab sekarang ini sudah memasuki musim penghujan yang bisa menyebabkan kecelakaan karena jembatan menjadi licin. 

      "Plat ini dipasang kan untuk memperkuat jembatan karena ada mobilisasi proyek gas JTB. Tapi kalau itu dibiarkan saat hujan seperti ini sangat berbahay bagi pengguna jalan," pungkasnya.(suko)




      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more