Rekind Paparkan Jadwal Mobilisasi Alat Berat JTB

Kamis, 21 November 2019, Dibaca : 653 x Editor : rozaqy

Ririn Wedia
PRESENTASI : Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin, kepada awak media di salah satu Restaurant di Bojonegoro


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Kontraktor Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) Gas Proccesing Facilities (GPF) Jambaran-Tiung Biru (JTB), PT Rekayasa Industri (Rekind), memaparkan jadwal transportasi alat berat yang akan dilaksanakan mulai 28 November 2019. 

"Yang akan diangkut nanti adalah absorber. Absorber ini merupakan tabung besar yang terbuat dari besi," kata Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin, kepada awak media di salah satu Restaurant di Bojonegoro, Kamis (21/11/2019). 

Baca Lainnya :

    Diungkapkan, ada 6 kali pengangkutan yang dinamakan Absorber section-2, absorber section-3, Selexol Regenerator Sections-1, Selexol Regenerator Sections-2, Absorber Sections-1, Absorber-4. Pengangkutan alat berat ini akan dimulai pada 28 November hingga 23 Desember 2019 sampai di site. 

    "Sekali pengangkutan, membutuhkan waktu empat hari. Dimulai dari Pasuruan, hingga Bojonegoro," tandas pria berkacamata minus ini. 

    Baca Lainnya :

      Dengan kondisi kendaraan sepanjang 40 meter, PT Rekind sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pemanfaatan jalan raya maupun jembatan. Diantaranya, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), Kepolisian Resor Gresik, Lamongan, Bojonegoro, dan masih banyak lagi. 

      "Untuk transportasinya, kami libatkan personil Polres, dan Escort Team," tukasnya. 

      Nantinya, akan ada 5 jembatan bentang panjang di Bojonegoro yang dilewati multi axle diantaranya, Jembatan Semar Mendem di Desa Trojalu Kecamatan Baureno, Jembatan Besuki Kulon di Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Jembatan Pacal di Desa Kabunan, Kecamatan Kapas, Jembatan Jetak di Desa Jetak, Kecamatan Bojonegoro, dan Jembatan Kalitidu di Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu. 

      "Kelima jembatan tersebut telah diperkuat oleh konsorsium RJJ dengan subkotraktor pelaksana," tandasnya. 

      Pihaknya akan membuat banner atau papan pengumuman di titik-titik rawan saat dilakukan transportasi alat berat ini supaya mengetahui akan ada rekayasa lalu lintas. Sehingga, tidak membahayakan pengguna jalan meski aka dilakukan pada malam hari. 

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more