1 Warga Wilayah Sumur Minyak Tua ODP Corona

Selasa, 24 Maret 2020, Dibaca : 319 x Editor : nugroho

Ist/Dinas Kesehatan Bjn.
Data sebaran Corona di Bojonegoro per 24 Maret 2020.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro -  Sebaran virus corona atau covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meluas. Wilayah sumur minyak tua di Kecamatan Kedewan, yang sebelumnya berstatus zona hijau, pada Selasa (24/3/2020), masuk zona kuning karena terdapat satu warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) corona. 

"Iya benar, hari ini Kecamatan Kedewan masuk zona kuning," ujar Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Dokter Wheny Dyah Prajanti, Rabu (24/3/2020).

Baca Lainnya :

    ODP, menurut Kementerian Kesehatan, adalah seseorang yang memiliki riwayat pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit, dan memiliki gejala ringan seperti batuk, sakit tenggorokan, demam, tetapi tidak ada kontak erat dengan penderita positif. 

    Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bojonegoro per 24 Maret 2020, jumlah ODP corona bertambah dari hari sebelumnya  26 orang, meningkat menjadi 29 orang.

    Baca Lainnya :

      Sementara jumlah orang yang selesai dalam pantauan juga bertambah menjadi 6 ODP, dari sebelumnya 2 orang. Keenam telah selesai dilakukan pemantauan perkembangan kesehatannya selama 14 hari, dan hasilnya negatif Covid-19.

      Data di Dinas Kesehatan Bojonegoro, sejumlah kecamatan yang mengalami penambahan ODP adalah Kecamatan Bojonegoro dari sebelumnya 6 orang menjadi 7 orang. Kecamatan Trucuk dari 2 orang menjadi 3 orang.

      Kemudian Kecamatan Sugihwaras yang Senin kemarin telah berubah menjadi zona hijau, hari ini kembali menjadi zona kuning karena ada 1 ODP. 

      "Sementara beberapa kecamatan lainnya masih tetap sama," ucap dokter Wheny, sapaan akrabnya. L

      Kecamatan yang ODP-nya sama dengan hari sebelumnya adalah Kecamatan Gayam - wilayah Ring 1 Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu- 1 orang, Purwosari 1 orang, Kalitidu 2 orang, Dander 2 orang, Sumberrejo 5 orang, dan Balen 4 orang.

      Dari 29 ODP di Bojonegoro ini, 11 orang berkategori resiko rendah (low risk), 13 orang resiko sedang (medium risk), dan 5 orang resiko tinggi (high risk).

      "Data ini akan berubah setiap harinya," tegas Dokter Wheny, sapaan akrabnya. 

      Ia mengimbau, masyarakat tetap saling menjaga dan mengantisipasi serta saling mengingatkan penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas. 

      "Tetap tinggal di rumah, tidak berkumpul dengan banyak orang, rutin mencuci tangan dengan disiplin, serta patuhi imbauan pemerintah," pesannya.(suko)





      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more