186 Desa di Bojonegoro Tuntaskan PTSL

Rabu, 23 September 2020, Dibaca : 287 x Editor : nugroho

Ist/kodim 0813 bjn
SIMBOLIS : BPN serahkan sertifikat tanah Kodim 0813 disaksikan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Dari 430 desa dan kelurahan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sebanyak 186 desa sudah terselesaikan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sedangkan sisanya 244 desa dan kelurahan belum tuntas.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro, Yery Agung Nugroho menjelaskan sebanyak 750.733 bidang tanah di Kabupaten Bojonegoro, sedang dilakukan inventarisasi dan identifikasi data. Dari sejumlah itu, sebanyak 541.133 bidang tanah sudah dieksekusi. Sementara, sisa yang belum terselesaikan sebanyak 209.600 bidang tanah. 

Baca Lainnya :

    "Semoga untuk selanjutnya dengan program PTSL ini dapat terselesaikan secara keseluruhan, dan berjalan sesuai rencana," ujarnya saat menyerahkan tiga aset tanah milik Kodim 0813 Bojonegoro di Pendapa Malowopati Pemkab, Rabu (23/9/2020). 

    Ketiga aset tanah milik Kodim 0813 itu adalah Koramil 0813-06/Baureno seluas 1.034 meter persegi (M2), Koramil 0813-05/Dander 1.356 M2 dan TK Kartika di Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro seluas 836 M2.

    Baca Lainnya :

      Sertifikat tanah diserahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro kepada Dandim 0813 Letkol Inf Bambang Hariyanto. Dihadiri Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Jonahar MEc Dev, Kepala Kantor Wilayah BPN Surabaya II, Lampri,  Kepala BPN Bojonegoro, Yery Agung Nugroho, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Sutikno, Sekretaris Daerah (Sekda) Nurul Azizah, Ketua DPRD Bojonegoro, Imam Sholikin, Waka Polres Bojonegoro, Kompol Rendy Surya Aditama, jajaran Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta perwakilan Kepala Desa penerima sertifikat  (PTSL).

      Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, mengapresiasi program PTSL yang merupakan terobosan pemerintah guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena dalam mengurus tanah terkadang terjadi kendala seperti adanya sengketa hingga biaya yang tinggi. 

      "Namun dengan PTSL ini masyarakat lebih mudah menyertifikatkan tanahnya," tegasnya.

      Sementara, Dandim 0813 Bojonegoro, mengatakan upaya TNI khususnya Kodim 0813 Bojonegoro bersinergi dalam memberikan perbantuan kepada BPN diantaranya pendampingan pada petugas lapangan Badan Pertanahan Nasional dalam program PTSL oleh jajaran Babinsa diwilayah pedesaan. 

      "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BPN karena sampai saat ini sudah tiga sertifikat aset tanah Kodim telah di serahkan. Kami berharap sinergitas ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, terlebih untuk rakyat kita tercinta," pungkas Letkol Inf Bambang Hariyanto.(suko)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more