2 Desa Sekitar Migas Banyu Urip Berstatus Maju

Kamis, 09 Juli 2020, Dibaca : 428 x Editor : nugroho

ririn wedia
Kepala Bidang Pembangunan dan Kerjasama Desa/Kelurahan DPMD Bojonegoro, Agus Raharjo.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dari 12 desa di wilayah ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dua desa sudah berstatus desa maju. Sedangkan 10 desa lainnya berstatus desa berkembang.

Kedua desa di Kecamatan Gayam yang berstatus Desa Maju adalah Desa Begadon dan Ringintunggal. Sedangkan 10 desa berstatus Desa Berkembang yakni Desa Gayam, Mojodelik, Brabowan, Bonorejo, Beged, Katur, Ngraho, Sudu. 

Baca Lainnya :

    "Itu data kemendes tahun 2019 kemarin. Untuk Manukan dan Cengungklung. Update data itu akan dilakukan pada bulan Agustus tahun ini," ujar Kepala Bidang Pembangunan dan Kerjasama Desa/Kelurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  Bojonegoro, Agus Raharjo, kepada suarabanyuurip, Rabu (8/7/2020).

    Dijelaskan, ada beberapa indikasi yang ditetapkan oleh Kementrian Desa (Kemendes) mengapa desa di sekitar Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, tersebut masih berstatus berkembang. 

    Baca Lainnya :

      "Status itu bisa saja meningkat jadi maju, tapi data tahun ini belum bisa dibuka sebelum ada persetujuan dari Kemendes," imbuhnya. 

      Pihaknya tahun ini telah melakukan penandatanganan Indeks Desa Membangun (IDM) antara Pemerintah Desa, Kecamatan, dengan Pemerintah Kabupaten. 

      "Dengan adanya penandatanganan IDM ini, maka Pemkab Bojonegoro bisa mengesahkan status desa baik maju, mandiri, maupun berkembang," tegasnya. 

      DPMD Bojonegoro terus mendorong agar semua desa termasuk di sekitar industri migas untuk meningkatkan status desanya dari berkembang menjadi maju.  

      "Kami belum bisa membuka data, tahun ini apakah delapan desa di Kecamatan Gayam tersebut meningkat atau tidak. Nanti ada aplikasinya sendiri," pungkasnya.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more