2 Flagmen JTB Atur Arus Lalu Lintas di Pertigaan Ngrejeng

Minggu, 17 Oktober 2021, Dibaca : 483 x Editor : samian


SuaraBanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Bojonegoro - Guna menekan terjadinya kecelakaan dan melancarkan arus lalu lintas menuju lokasi proyek lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) ditempatkan sejumlah flagmen (manusia bendera) dititik jalan Poros Umum Kecamatan (PUK) Purwosari-Ngambon yang dianggap rawan.

Di pertigaan Desa Ngrejeng dan perempatan Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, misalnya. Mengingat dua titik ini banyak dilintasi pengendara. Baik dari tenaga kerja (naker) proyek Gas Jambaran-Tiung Biru maupun penggendara umum lainnya.

Baca Lainnya :

    Perempatan Desa Pelem selain jalan PUK juga terdapat jalan kusus proyek JTB. Sehingga acap kali kendaraan proyek Gas JTB melintas. Yakni dari Jambaran East (JE) ke Jambaran Central (JC) pun sebaliknya. Sedangkan pertigaan Desa Ngrejeng, selain perlintasan warga menuju desa tetangga juga sebagai tempat warga berjualan (pasar templek) di pagi hari.

    "Dua flagmen yang bertugas mengatur arus lalu lintas di pertigaan Ngrejeng itu dari Linmas. Tugasnya giliran, mulai pukul 06:00 Wib sampai 09.00 Wib, dan pukul 15:00 Wib samapai 18:00 Wib," kata salah satu warga Desa Ngrejeng, Suwoto, kepada SuaraBanyuurip.com.

    Baca Lainnya :

      Pria yang juga anggota Linmas Desa Ngrejeng ini menjelaskan, bahwa dua flagmen tersebut dibayar oleh salah satu perusahaan yang terlibat di proyek Gas Processing Facility (GPF) JTB.

      "Kami tidak mempersoalkan seberapa gaji yang diterima, tapi lebih pada bagaimana hidup ini bisa berbuat baik, dan bermaanfaat untuk sesama," tandas pria ramah ini.(sam/berita foto)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more