253 Penderita HIV-AIDS di Bojonegoro Meninggal

Jum'at, 11 September 2020, Dibaca : 276 x Editor : samian


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, selain giat pencegahan sebaran covid-19, juga gencar melakukan giat pencegahan dan penanggulangan penyakit Human Immunodeficiency Virus/Acquride Immune Seficiency Syndrome (HIV-AIDS).

Mengingat jumlah kematian penderita HIV dan AIDS kumulatif tahun 2002 hingga Juni 2020 di Bojonegoro mencapai 253 orang.

Baca Lainnya :

    Guna menekan sebaran penyakit mematikan ini, Pemkab Bojonegoro melalui Komisi pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS terus menggencarkan giat sosialisasi ditingkat kecamatan. Tak terkecuali kecamatan sekitar ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu, dan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) juga menjadi sasaran sosialisasi ini.

    "Sosialisasi pencegahan HIV-AIDS gencar kita lakukan, seperti pada hari Selasa 8 September lalu di Kecamatan Gayam," kata Sekretaris Komisi Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS Bojonegoro, Jhony Noor, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (11/9/2020).

    Baca Lainnya :

      Jhony Noor menjelaskan, kasus baru sesuai data pada semester I, yaitu bulan Januari sampai Juni 2020 sejumlah 41 kasus HIV-AIDS, dan meninggal 5 orang. Sedangkan jumlah kumulatif tahun 2002 sampai dengan Juni 2020 sebanyak 1.449 kasus dan meninggal 253 orang.

      Dari jumlah 41 kasus baru tersebut tersebar di 18 kecamatan dari 28 kecamatan di Bojonegoro. Enam diantaranya adalah kecamatan sekitar ladang Migas. Yakni Kecamatan Gayam, Purwosari, Kalitidu, Kapas, Ngasem, dan Tambakrejo. Rinciannya Ngasem 3 orang, Kalitidu 3 orang, Tambakrejo 1 orang, Kapas 4 orang, Purwosari 3 orang, dan Gayam 2 orang.

      Diharapkan warga masyarakat tetap harus waspada, hati-hati jangan sembarang berhubungan badan, dan jaga kesehatan dengan baik jika ingin terhindar dari penyakit mematikan ini.

      "Untuk pencegahan diantaranya pakai kondom saat berhubungan, dan hindari berhubungan seks dengan gonta ganti pasangan," pungkasnya.(sam)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more