3 Cakades Sekaran Tak Hadiri Kampanye Karena Izin Berpergian

Kamis, 13 Februari 2020, Dibaca : 456 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
KAMPANYE UMUM : Salah satu Cakades Sekaran menyampaikan visi misi ada kampanye kedua.


SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Bojonegoro - Dari lima calon kepala desa (Cakades) Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro,  Jawa Timur, hanya dua calon yang menghadiri kampanye penyampaian visi misi tahap dua di Balai Dusu Ngantru, Kamis (13/2/2020). Sedangkan tiga cakades lainnya tidak hadir dengan alasan kesehatan dan sedang berpergian. 

Ketiga cakades yang tidak hadir diketahui berasal dari luar wilayah Kasiman. Yakni cakades Sholikin dan Rusmijan dari Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, serta Muhammad Ikwan dari Kabupaten Lamongan. Penyampaian visi misi oleh calon yang tidak hadir, masing-masing dibacakan oleh perangkat desa dan panitia.

Baca Lainnya :

    "Mereka sudah menyampaikan kepada kami. Izin tidak bisa hadir. Ada yang izin karena alasan kesehatan maupun alasan bepergian," ujar ketua Panitia Pilkades Sekaran, Kusnoko kepada suarabanyuurip.com.

    Sedangkan dua cakades yang hadir calon petahana Sunarso dan Muhkamad, cakades asal Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.  

    Baca Lainnya :

      Berbeda dengan desa lainnya, penyampaian visi misi cakades Sekaran dilaksanakan dua kali, karena di desa ini hanya terdiri dari dua dusun dengan jarak 5 Km.

      Kampanye pertama dilaksanakan di balai des pada 11 Pebruari 2020, dan kedua dilaksanakan hari ini di Balai Dusun Ngantru.

      "Kami sangat berterima kasih, karena kedua calon bisa hadir. Sehingga penyampaian visi misi tersebut bisa lebih hidup," ujarnya.

      Ke lima 5 cakades Sekaran yang bertarung pada pilkades serentak gelombang III masing-masing pernah menjadi kepala desa. 

      "Baik satu periode maupun dua periode di daerah asal masing-masing," kata Kusnoko.

      Sekretaris Camat Kasiman, Palupi berharap, warga Sekaran menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) pada Rabu (19/2/2020) pekan depan, untuk menyukseskan pesta demokrasi enam tahunan. 

      "Karena keberhasilan demokrasi adalah warga bisa menyampaikan aspirasi dengan cara datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya atau mencoblos," ujarnya.

      Menurutnya, beda pilihan dalam sebuah demokrasi adalah wajar. Namun demikian, harus saling menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan.

      "Jangan sampai terjadi perpecahan hanya karena beda pilihan," pesan Palupi.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more