3 Desa Masih Direndam Banjir, 47 Warga Terpaksa Mengungsi

Jum'at, 22 Januari 2021, Dibaca : 148 x Editor : samian

Joko Kuncoro
BENCANA BANJIR : Salah satu rumah warga Sukorejo masih tergenangi air akibat banjir yang hingga kini belum surut.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, hingga kini belum surut. Banjir kiriman, masih menggenangi 717 kepala keluarga (KK) dan mengakibatkan 47 warga di Desa Sukorejo harus mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Nadif Ulfia mengatakan, ada tiga desa yang hingga kini masih tergenang banjir. Di antaranya seperti Desa Sukorejo tepatnya di tempat penimbunan kayu (TPK) ada 47 warga harus mengungsi.

Baca Lainnya :

    "Mereka mengungsi di rumah keluarganya," ungkapnya, Jumat (22/1/2021).

    Dia mengatakan, tiga desa yang masih tergenang air meliputi Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas yang menyebabkan 618 KK terendam banjir. Sedangkan, untuk Kecamatan Bojonegoro ada dua desa yakni Desa Sukorejo sebanyak 99 KK dan Desa Pacul masih terendam banjir.

    Baca Lainnya :

      "Sehingga ada 717 KK masih terdampak banjir," ungkapnya.

      Sementara itu, Sekretaris Desa Kalianyar Ika Farihatunnisa'R mengatakan, hingga kini banjir masih merendam rumah warga dan belum surut. Sebelumnya, banjir kiriman datang sekitar pukul 01.00 pagi dan mulai masuk pemukiman warga.

      "Banjir itu kiriman wilayah selatan yakni dari Dander. Sehingga, selain air masuk rumah warga juga jalan poros desa tergenang," katanya kepada SuaraBanyuurip.com

      Dia mengatakan, ada 11 rukun tetangga (RT) di Desa Kalianyar terendam banjir kiriman tersebut. Banjir, lanjut dia, juga merendam 44 hektare sawah milik warga yang berusia sekitar 60 hari.

      "Banjir kiriman rutin masuk Kalianyar, akan tetapi tidak setiap tahun. Terakhir banjir terjadi pada 2019 lalu," kata Ika.

      Dia menambahkan, warga terutama di Desa Kalianyar harus selalu waspada dengan adanya banjir kiriman. Karena, hingga kini, banjir masih menggenangi rumah warga dan jalan poros desa.

      "Diharapkan warga selalu waspada, dan banjir segera surut," katanya.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more