4 Anggota DPR Blora Tak Jadi Mengundurkan Diri

Sabtu, 03 Agustus 2013, Dibaca : 3221 x Editor : nugraha

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Empat calon legislatif (Caleg) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang sempat mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD setempat karena pindah partai dalam pencalonan pemilu 2014 ini, akhirnya aktif kembali menjadi anggota dewan.

Sebab sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tengan polemik Calon Legislatif (caleg) yang mencalonkan diri pada Pemilu 2014 mendatang dengan beda partai disebutkan, anggota DPR atau DPRD yang ingin menjadi caleg melalui parpol yang berbeda dalam Pemilu 2014, tidak harus melepaskan jabatannya sebagai anggota legislatif.

Baca Lainnya :

    Ketentuan itu hanya berlaku jika parpol tidak lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu 2014 atau kepengurusannya sudah tidak ada lagi. Namun, jika parpol tersebut lolos verifikasi Pemilu 2014, kemudian yang bersangkutan ingin mencalonkan dari parpol lain dan diberhentikan dari parpol yang mengusungnya, maka anggota legislatif yang bersangkutan harus mundur dulu dari parlemen.

    Empat anggota DPRD Blora yang mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD Blora pada Pemilu 2014 adalah Susanto dan Siti Rochmah Yuni Astuti dari Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB) yang pindah ke Partai Demokrat, serta Sugeng Hariyanto dari Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) dan Yulianto dari Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) yang pindah ke Partai Nasdem.

    Baca Lainnya :

      Dengan putusan MK itu secara otomatis menganulir peraturan KPU yang mengharuskan caleg mundur terlebih dahulu dari anggota DPRD jika mencalonkan diri lagi dari parpol yang berbeda.

      Yulianto kapada Suarabanyuurip.com mengaku, sebagai salah satu caleg yang pindah partai dirinya sudah menyerahkan surat keterangan pengunduran dirinya dari anggota legislatif ke KPU Blora. Namun setelah munculnya keputusan MK tersebut secara otomatis pengunduran dirinya batal secara hukum segingga saat ini dia masih aktif sebagai anggota DRPD Blora hingga masa bhaktinya berakhir.

      ”secara otomatis surat untuk persyaratan saya ke KPU itu gugur secara hokum,” katanya.

      Terpisah, Susanto mengatakan, karena partai asalnya tidak lolos verifikaksi peserta Pemilu 2014, maka tak harus mengundurkan diri dari anggota DPRD. “Kami berpegang dari putusan MK tersebut,” ujarnya.

      Susanto mengaku, awalnya dirinya bersama teman-teman di DPRD mengikuti aturan yang berlaku untuk mengurus surat pengunduran diri kami sebagai anggota dewan.

      ”Tapi setelah keluar putusan tersebut, kami tidak perlu mundur dari keanggotaan DPRD. Dan semua pihak harus menghormati putusan MK itu,” imbuhnya.

      Sementara itu, anggota KPU Blora yang membidangi pendaftaran caleg, Sudarwanto, menyatakan pihaknya masih akan menunggu keputusan ataupun aturan terbaru dari KPU pusat untuk menindaklanjuti putusan MK.

      "Kita masih menunggu aturan terbaru dari KPU pusat terkait pencalonan anggota DRPD pada Pemilu 2014 dari KPU Pusat,” sambung Sudarwanto.(ali)


Show more