8 SMPN di Bojonegoro Lolos Verifikasi Adiwiyata Nasional

Minggu, 05 September 2021, Dibaca : 490 x Editor : nugroho

Joko Kuncoro
Sekretaris Disdik Bojonegoro, Lasiran.


SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Sebanyak delapan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Bojonegoro, Jawa Timur lolos verifikasi administrasi menuju adiwiyata Nasional. Program adiwiyata ini bertujuan untuk berinovasi menciptakan lingkungan sekolah bersih.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Lasiran mengatakan, program adiwiyata ini sebagai momentum untuk berbenah dalam pengelolaan sekolah yang baik. Juga, menumbuhkan perilaku hidup yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup sehat.

Baca Lainnya :

    "Selamat dan sukses kepada delapan SMP di Bojonegoro yang lolos verifikasi administrasi menuju adiwiyata nasional," jelasnya, Sabtu (4/9/2021).

    Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kapas Bambang Hadi S mengatakan, di 2021 ini ada delapan SMPN Bojonegoro bersiap mengikuti lomba adiwiyata tingkat nasional. Di antaranya SMPN 1 Kapas, SMPN 2 Bojonegoro, SMPN 1 Kapas, SMPN 3 Baureno, SMPN 1 Bubulan, SMPN 7 Bojonegoro, SMPN 1 Sukosewu, dan SMPN 2 Kedungadem.

    Baca Lainnya :

      "SMPN 1 Kapas juga telah mempersiapkan untuk mengikuti adiwiyata tingkat nasional ini. Mulai dari pembentukan kelompok kerja (Pokja), pendidikan berbasis lingkungan, dan gerakan peduli lingkungan hidup," ungkapnya.

      Dia menjelaskan, inovasi adiwiyata SMPN 1 Kapas juga membentuk kader dari siswa dan telah membuat makan minuman (mamin) dengan nama Susi Perkasa. Yakni berbahan dasar olahan dari hati pohon pisang atau ares.

      "Makanan dan minuman ini merupakan hasil inovasi para kader Adiwiyata yang sudah diproduksi, sekaligus dijual untuk kalangan sendiri," jelasnya.

      Adanya inovasi adiwiyata ini, ia menambahkan diharapkan selain mampu menciptakan lingkungan bersih. Mulai dari lingkungan tempat tinggal, lingkungan tempat bermain hingga sekolah.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more