Ada 1 ODP Corona di Wilayah Proyek Gas JTB

Minggu, 05 April 2020, Dibaca : 680 x Editor : nugroho

Ist/Dinas Kesehatan Bjn.
Peta sebaran Corona di Bojonegoro per 5 April 2020.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Sebaran virus corana atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus mengalami pergeseran. Wilayah Kecamatan Ngasem-ring 1 Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), yang sebelumnya masuk zona hijau, hari ini Minggu (5/4/2020), berubah menjadi zona kuning karena terdapat 1 orang dalam pemantauan (ODP). 

"Hari ini ada tambahan 4 ODP baru, salah satunya di Kecamatan Ngasem," ujar Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Wheny Dyah, Minggu (25/4/2020).

Baca Lainnya :

    Berdasarkan peta sebaran Corona Bojonegoro yang dikeluarkan Dinas Kesehatan setempat per 25 April, jumlah ODP sebanyak 55 orang atau menurun dari hari sebelumnya 56 orang. Jumlah tersebut tersebar di 17 kecamatan.

    Jumlah ODP terbanyak berada di Kecamatan Dander sebanyak 10 orang, disusul Kedungadem 8 orang, Baurno 6 orang, dan Padangan 5 orang.

    Baca Lainnya :

      "Untuk jumlah komulatif ODP 101 orang, selesai masa pemantauan 46 orang, dan 1 PDP meninggal dunia," jelasnya. 

      Sebelumnya, operator Lapangan Gas Unitisasi JTB, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) telah memberikan tambahan bantuan paket perlengkapan untuk cuci tangan, berupa wadah air dan sabun cuci tangan ke lokasi di sekitar wilayah operasi atara lain di seputar Kecamatan Kalitidu, Gayam, Purwosari, Ngasem dan Tambakrejo. 

      Selain itu, juga 100 rapid test, 2 Paket Alat Pelindung Diri (APD) Hazmat beserta perlengkapan seperti safety shoes, safety goggles dan cartridge facepiece, safety eyewear.

      "Semoga peralatan ini meringankan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mencegah penyebaran virus corona," kata Edy Purnomo, selaku Pjs. Site Office & PGA Manager PEPC dalam siaran persnya yang dikirim kepada suarabanyuurip.com.(suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more