Adendum Pekerjaan Waduk Gongseng Hingga 2018

Rabu, 01 Maret 2017, Dibaca : 1138 x Editor : samian

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Dinas Sumber Daya Alam (SDA) Pengairan menyatakan, saat ini progres pembangunan Waduk Gongseng yang berada di Desa Kedungsari dan Papringan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih terus berjalan.

"Salah satunya yaitu pembangunan akses jalan menuju lokasi dengan panjang sekira 1 km,"ujar Kepala Dinas SDA Pengairan, Edi Susanto, Rabu (1/3/2017).

Baca Lainnya :

    Di dalam pengerjaan pembangunan Waduk Gongseng, ada adendum hingga tahun 2018. Karena pengerjaan yang sebelumnya ditarget selesai tahun 2017 belum bisa tuntas.

    "Kerja sama maupun izin kawasan hutan kepada Menteri Kehutanan sudah terlaksana, saat ini masih dalam proses tukar menukar lahan pengganti," imbuhnya.

    Baca Lainnya :

      Relokasi warga untuk pembangunan Waduk yang memiliki tipe bendungan urugan random tanah inti tegak, dengan luas genangan 346 hektare itu menggunakan sekira 45 hektare (ha) tanah milik warga dan sisanya milik perhutani.

      Sementara di Desa Papringan dan Kedungsari, warga yang direlokasi jumlahnya sekira 260 kepala keluarga (KK) atau sekira 830 jiwa.

      Warga di dua desa sudah sepakat menempati lokasi tanah Perhutani di tepi jalan raya di Desa Papringan, Kecamatan Temayang.

      Seperti diketahui, Waduk Gongseng diperkirakan mampu menampung air kurang lebih 23 juta meter kubik, mampu mengairi areal pertanian seluas 6.191 ha, selain bisa sebagai penyedia air baku sekira 300 liter/detik. Jaringan irigasi yang dilalui Waduk Gongseng ini merupakan saluran irigasi dari Sungai Pacal.(rien)


Show more