Air Bersih Pamsimas Akan Mengalir di Sudah

Sabtu, 27 Juni 2020, Dibaca : 144 x Editor : nugroho

Ist
TANDATANGAN : Kades Sudah Agus Muklison (tengah) tandatangani berkas program bantuan Pamsimas dari Bank Dunia.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Warga Desa Sudah, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, selama ini belum memiliki akses air bersih yang layak dikonsumsi. Air untuk kebutuhan minum dari sumber air dangkal yang mudah sekali tercemar bakteri.

Namun kondisi tersebut segera teratasi. Warga di bantaran Sungai Bengawan Solo itu segera memperoleh akses air bersih layak dikonsumsi dengan mudah.

Baca Lainnya :

    Pemerintah Desa Sudah tahun 2020 ini memperoleh program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dari Bank Dunia. Melalui program ini tersedianya air bersih layak minum, karena sumber airnya dari kedalaman di atas 60 meter. 

    "Iya benar. Awal bulan Juli pekerjaan dimulai. Masih nunggu petunjuk pelaksana," ujar Kepala Desa Sudah, Agus Muklison, Sabtu (27/6/2020).

    Baca Lainnya :

      Agus menjelaskan dipilihnya Sudah sebagai salah satu desa penerima program Pamsimas di Bojonegoro setelah Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air melakukan survei dan serangkaian tes. Survei dilakukan dari geografis desa, dan deteksi titik sumber air yang memadai untuk program tersebut.

      Setelah dinyatakan layak, lanjut Agus, pihaknya mengikuti sosialisasi di tingkat kabupaten. Selanjutnya dibahas dalam musyawarah desa (Musdes) untuk menjaring aspirasi dari masing-masing dusun.

      Kemudian wakil dari masing-masing dusun melakukan penjaringan kelompok keswadayaan masyarakat (KKM) untuk ditetapkan dalam Musdes dan selanjutnya diajukan ke tingkat kabupaten. 

      "Dan Alhamdulillah desa kami memdapatkan program Pamsimas 2020," tegas Agus.

      Agus berharap dengan program Pamsimas ini warga bisa mendapatkan air yang benar-benar layak konsumsi, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya.

      Ditambahkan, program Pamsimas di Desa Sudah untuk tahap awal ini akan menjangaku 123 kepala keluarga (KK) dari 464 kepala keluarga (KK) yang ada di desa tersebut.

      "Kedepan akan kita kembangkan agar menjangkau semua KK di sini," pungkasnya.

      Data Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, ada 23 desa yang menjadi sasaran program Pamsimas 2020. Untuk secara keseluruhan, sejak 2019 lalu telah ada 34 desa yang mendapat bantuan program tersebut.

      Dari jumlah desa yang mendapat Pamsimas 2020, diantaranya yang bersumber dana dari APBN terdapat 17 desa. Sedangkan dari APBD sebanyak 6 desa.

      “Pengerjaannya dilakukan secara swakelola oleh pihak pemerintah desa dan pendampingnya dari kementerian, pemprov dan kami,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Sarana dan Utilitas Umum Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Hari Prasetyo, dikonfirmasi terpisah.

      Dia meminta kelompok pengelola sarana penyediaan air minum dan sanitasi yang telah dibentuk pemerintah desa, dapat menjaga dan memelihara kelestarian Pamsimas secara partisipatif.  

      "Untuk anggaran biayanya pemerintah desa sharing dari dana desa sebesar sepuluh persen dari bantuan program Pamsimas yang diperoleh,” pungkasnya.(suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more