Alas Institute Sosialisasikan Program Rumah Layak Huni

Kamis, 21 Januari 2021, Dibaca : 246 x Editor : samian

Joko Kuncoro
SOSIALISASI : EMCL dan Alas Institute saat mensosialisasikan program RLH di Pendapa Kecamatan Kapas.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Operator lapangan Migas Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerja sama dengan Alas Institute melakukan sosialisasi program Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga kurang mampu yang dipusatkan di Pendapa Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (21/1/2021).

Hadir dalam acara, PIC Program EMCL Ali Mahmud, Camat Kapas Agus S. Hardiyanto, kepala desa, perangkat, BPD, tokoh masyarakat Desa Semenpinggir dan Desa Tanjungharjo, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat.

Baca Lainnya :

    Camat Kapas Agus S. Hardiyanto, mengucapkan terima kasih kepada EMCL karena di wilayahnya mendapatkan bantuan program RLH yang bermanfaat bagi warga kurang mampu.

    "Program ini sejalan dengan program Pemkab Bojonegoro berupa perbaikan ALADIN (atap lantai dinding). Forkopimcam Kapas turut mendukung program ini supaya berjalan lancar," tegas Agus S. Hardiyanto dalam sambutannya.

    Baca Lainnya :

      Sementara PIC Program EMCL Ali Mahmud menambahkan, EMCL dalam menjalankan program pengembangan masyarakat (PPM) bersinergi dengan Pemkab Bojonegoro untuk bersama melakukan pembangunan.

      "Program RLH ini relevan dangan 17 program prioritas Pemkab, dalam pelaksanaannya menggandeng Alas Institute sebagai mitra kerja," bebernya.

      Menurut dia, terdapat tujuh paket program se Kabupaten Bojonegoro. Dua paket diantaranya berada di Kecamatan Kapas yang dilaksanakan di Desa Tanjungharjo dan Desa Semenpinggir, dengan total 42 rumah. Sedangkan di Desa Kedaton, Kumpulrejo, Padangmentoyo dengan total 35 rumah (data calon penerima manfaat bersumber dari Dinas PU-PKP Cipta Karya)," terangnya.

      Ali Mahmud, juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro atas kerjasamanya.

      "Kami mohon dukungan dari Forkopimcam Kapas untuk mendukung serta bergotong royong," pungkasnya.

      Ditempat yang sama, Manajer Program Alas Institute Danial Abidin menuturkan, sosialisasi ini sebagai tahap awal agar program ini diketahui dan mendapatkan dukungan oleh banyak pihak.

      Sebelumnya telah dilakukan identifikasi/verifikasi calon penerima manfaat untuk dianalisa kelayakannya dengan meminta pertimbangan dari Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

      "Terimakasih atas kerjasama yang baik dalam pelaksanaan identifikasi ini," ujar Mas Didin, sapaan akrab Danial Abidin.

      Lebih lanjut dikatakan, metode pelaksanaan program perbaikan rumah layak huni memperhatikan prinsip proporsionalitas antar calon penerima program, dan tidak menggunakan sistem kontraktual atau dikerjakan oleh pemborong. Tapi, menggunakan pendekatan partisipatif masyarakat. Harapannya hasil lebih maksimal.

      "Kemudian secara teknis akan dikerjakan oleh tim pelaksana dari unsur masyarakat lokal yang dibentuk oleh Alas Institute dan pemdes setempat melalui rembug warga," terangnya.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more