AMSI Cek Fakta Debat Pilwali Surabaya

Rabu, 18 November 2020, Dibaca : 136 x Editor : teguh

Suarabanyuurip.com/ist
AMSI Jawa Timur melakukan cek fakta debat kandidat Walikota Surabaya yang digelar KPU Surabaya di televisi swasta nanti malam.


SuaraBanyuurip.com - Teguh Budi Utomo

Surabaya - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur bekerjasama dengan Tim Cek Fakta dan didukung Google News Initiative mempersiapkan cek fakta untuk Debat Publik Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya.

Debat publik kedua yang jadi agenda tahapan Pemilu Walikota (Pilwali) Surabaya itu, akan disiarkan dua saluran televisi swasta dan akun resmi KPU Kota Surabaya Rabu (18/11/2020) mulai pukul 19.00.

Baca Lainnya :

    Pengecek fakta dalam perhelatan politik lima tahunan tersebut, akan digawangi jurnalis dari berbagai media yang menjadi anggota AMSI Jawa Timur. Sebelumnya  mereka sudah menjalani training selama tiga hari pada 10-12 November 2020.

    Pengecek fakta, menurut Ketua AMSI Jawa Timur Arief Rahman, akan memeriksa klaim, dan pernyataan dari dua pasangan calon Pilwali Surabaya yang terlibat dalam debat. Mereka adalah pasangan Eri Cahyadi dan Armudji, dan Machfud Arifin dan Mujiaman.

    Baca Lainnya :

      "Klaim dari para calon penting untuk diperiksa faktanya karena akan berpengaruh pada persepsi publik sebelum proses pemilihan pada 9 Desember 2020. Apalagi Pilwali Kota Surabaya dengan dua pasang calon, termasuk yang sangat dinamis dan rawan disusupi hoaks," kata Arief Rahman.

      Selama pemeriksaan fakta berlangsung, AMSI Jawa Timur juga melibatkan beberapa pakar yang akan membantu memberikan pendapat dan pembanding saat proses cek fakta. Pakar yang akan terlibat di antaranya Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) yang sekaligus Guru Besar FEB Unair  Prof Badri Munir Sukoco, SE., MBA, Ph.D., Kepala Pusat Kajian Kebijakan Publik-Bisnis dan Industri ITS Dr. Ir. Arman Hakim Nasution, M.Eng, dan Pakar Komunikasi dan Pengamat Politik Unair Dr. Suko Widodo Drs, M.Si.

      Mereka bersama jurnalist facts checker akan bahu membahu untuk menyajikan informasi yang valid, dan kredibel untuk publik di Surabaya.

      Sebelumnya Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut mengatakan, cek fakta adalah format baru penyampaian informasi yang didesain untuk menghadapi hoaks yang kian merajalela.

      “Dengan program ini, kami pastikan sebagian besar anggota AMSI kini sudah mendapatkan pelatihan cek fakta. Ke depan, cek fakta akan menjadi senjata andalan media online anggota AMSI dalam melayani kepentingan publik," katanya di Jakarta, Minggu (8/11/2020).

      Cek Fakta Debat Pilkada tahun ini mengawal debat yang berlangsung pada berbagai level pemilihan yaitu pemilihan Gubernur, Walikota atau Bupati. Masing-masing wilayah menentukan secara independen skup pelaksanaan Cek Fakta Debat berdasarkan pertimbangan urgensi potensi peredaran informasi palsu dan isu yang dibahas saat debat.

      Tim pemeriksa fakta yang terlibat kali ini berasal dari media-media anggota AMSI di masing-masing wilayah, pers mahasiswa/akademisi dan pakar independen di tingkat lokal. AMSI menekankan pihak yang terlibat dalam Cek Fakta Debat Pilkada 2020 adalah tim independen yang tidak memiliki kepentingan memihak atau menjatuhkan salah satu calon. (tbu)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more