Angkringan Soto Sewu, Kuliner Unik Seporsi Rp 1.000 Kini Ramai Pengunjung

Selasa, 10 November 2020, Dibaca : 486 x Editor : nugroho


SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Awalnya hanya coba-coba. Namun kini Angkringan Soto Sewu milik Nia Ika Nuraini di Kelurahan Klangon, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur ramai pengunjung dan  menjadi jujugan kuliner baru bagi masyarakat. Angkringan ini memang unik. Seporsi soto dijual Rp 1.000.

Nia berjualan soto sewu baru seminggu. Ia terinspirasi ketika berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kebetulan ia melihat tempat itu pengunjungnya ramai. Ia kemudian mencoba peruntungan dengan berjualan soto sewu, karena di Bojonegoro belum ada.

Baca Lainnya :

    "Ya, saya terinspirasi dari Wonogiri namun dengan nama dan harga yang berbeda," katanya, Selasa (10/9/2020).

    Sebelumnya, Angkringan Soto Sewu sudah dibuka selama satu minggu, namun, belum begitu ramai. Setelah beberapa hari lalu diunggah di media sosial seperti Facebook pengunjung mulai ramai berdatangan. Karena kemungkinan bagi Nia mereka penasaran kenapa harga seporsi soto hanya seribu rupiah.

    Baca Lainnya :

      "Awalnya adalah warung kopi biasa. Namun, saya ingin mencoba terobosan baru yakni dengan membuka Angkringan Soto Sewu," katanya ditemui di angkringan.

      Dia mengatakan, angkringan ini berada di Jalan Rajekwesi masuk Kelurahan Klangon, persis di selatan Jembatan Sosrodilogo. Sebelumnya awal dibuka sepi, namun akhir-akhir ini menjadi ramai pengunjung. Senin lalu, dalam sehari bisa menghabiskan sekitar 50 porsi soto.

      Perempuan usia 35 tahun itu, menjual seporsi soto mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 5.000 tergantung permintaan pembeli. Namun, dengan harga yang terbilang murah ia tidak pernah merasa rugi. Karena, kedepannya akan terus mengembangkan usaha soto Sewu miliknya.

      Dia menjelaskan, seporsi soto sewu ini sama dengan soto lainnya. Seperti soto berisikan nasi putih, ayam suwir, telur, mie bihun, bawang goreng, dan seledri semua Namun, yang membedakan soto milik Nia adalah tanpa koya.

      "Ya, Angkringan Soto Sewu mulai buka pukul 08.00 WIB hingga 19.00 WIB," ungkap Nia.

      Sementara itu, Nur Shahab salah satu pengunjung mengatakan, penasaran karena harga soto sewu sangat murah sama dengan namanya. Awalnya, Nur sapaan akrabnya mengetahui soto sewu melalui media sosial. Akhirnya, ia mencoba mencari menggunakan Google Maps dan menemukan Angkringan Soto Sewu tersebut.

      "Ya, saya hanya memastikan dan penasaran apakah benar seporsi soto dengan harga seribu rupiah. Dan ternyata benar ketika saya menemukan tempatnya," kata perempuan asal Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem itu. (jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more