Antisipasi Kebocoran Terulang, DPRD Bojonegoro Minta Pipa Jargas Dicek Berkala

Rabu, 11 Mei 2022, Dibaca : 593 x Editor : nugroho

dok.sbu
PERBAIKI : Pekerja PT Hutama Karya (HK) sedang perbaiki pipa jargas bocor di wilayah Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Kebocoran pipa jargas terjadi di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur hingga menimbulkan bau tak sedap. Kebocoran ini dinilai merugikan masyarakat. DPRD Bojonegoro meminta pihak penanggung jawab harus sigap mengatasi kebocoran pipa jargas tersebut.

Sebab, masyarakat mengeluhkan bau gas yang keluar dari pipa jaringan gas (jargas) tersebut. Selain itu, masyarakat juga merasa mual dan pusing karena bau gas yang ditimbulkan.

Baca Lainnya :

    "Penanggung jawab harus segera melakukan perbaikan jika terjadi kebocoran pada pipa jargas," kata Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri.

    Dia menyarankan harus ada pengecekan secara berkala terhadap pipa jargas yang telah dipasang di bawah tanah. Apalagi, pemasangan pipa jargas ini di sekitar pemukiman dan berdekatan dengan rumah warga.

    Baca Lainnya :

      "Sehingga jika terjadi kebocoran pada pipa jargas tentu akan merugikan masyarakat karena menimbulkan bau," kata Lasuri.

      Politisi PAN itu mengatakan, pengecekan secara berkala untuk menghindari kebocoran pipa jargas terulang kembali perlu dilakukan. Sehingga, jika terjadi kebocoran pipa bisa langsung segera diatasi.

      "Ya, jika terjadi kebocoran harus segera diatasi dan diperbaiki agar tidak merugikan masyarakat," katanya.

      Sebelumnya Bagian Perawatan PT Pegasol, Setyadi Rendi membenarkan, bahwa konstruksi jargas masih dalam tanggung jawab pemeliharaan PT Hutama Karya (HK). Pegasol adalah anak perusahaan di bawah Perusahaan Gas Negara (PGN)

      Diwartakan sebelumnya, sebagian warga sekitar ladang minyak dan gas bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, sejak seminggu ini mengeluhkan adanya bau tak sedap hingga membuat perut mual dan kepala pusing.

      Diduga bau yang menyerupai telor busuk tersebut berasal dari jaringan pipa distribusi gas rumah tangga yang terpasang disepanjang jalan turut Desa Mojodelik-Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bocor.(jk)



Show more