Antisipasi Pengacau, Warga Perketat Penjagaan

Jelang Pilkades di Blok cepu

Sabtu, 01 Februari 2014, Dibaca : 1221 x Editor : nugroho

samian sasaongko
BERJAGA -JAGA : Sekelompok pemuda di Desa Gayam melakukan penjagaan di jalan sekitar proyek Banyuurip untuk mengantisipasi.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro -  Suasana malam pencoblosan pemilihan kepala desa (Pilkades) di sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu, kian memanas. Sejumlah simpatisan dari calon kepala desa (Cakades) melakukan penjagaan di jalan menuju lingkungan mereka untuk mengantisipasi masuknya orang luar desa yang ingin mengacaukan pelaksanaan pilkades, Sabtu (1/2/2014) malam.

Dari pantauan di lapangan, sekelompok warga bergerombol di setiap jalan lingkungan. Diantaranya di Desa Gayam, Mojodelik, Brabowan, Bonorejo, dan Katur yang akan melaksanakan pilkades Minggu (2/1/2013) besuk. Mereka menghentikan setiap orang dari luar daerah yang masuk ke wilayah mereka untuk menanyakan identitas dan keperluannya. Bahkan mereka tak segan mengusirnya jika  orang tersebut tak dapat menjelaskan maksud dan tujuannya.

Baca Lainnya :

    Padahal disisi lain banyak pekerja proyek Banyuurip dari luar daerah yang saat ini menginap di rumah warga. Mereka adalah para pekerja yang bekerja di proyek engineering, procurement and constructions (EPC) -1 maupun 5 Banyuurip.

    Seorang warga Desa Gayam, Rakip, mengatakan, pengetatan penjagaan oleh simpatisan cakades itu dilakukan sejak selesai kampanye pilkades, Jumat (31/01/2014) kemarin.  Tujuannya adalah untuk mengantisipasi masuknya orang luar daerah yang ingin mengacaukan pelaksanaan pilkades.

    Baca Lainnya :

      "Biasanya malam pencobolosan ini rawan sekali. Karena itu banyak warga yang melakukan penjagaan utamanya jalan gang masuk lingkungan," kata Rakip kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (01/02/2014).

      Senada dikatakan Priyo. Warga Desa Bonorejo, itu mengungkapkan,  penjagaan  dilakukan warga di setiap jalan tembus baik ke lingkungan maupun ke desa lain

      "Ya kemungkinan mengantisipasi warga luar masuk membikin ulah yang tidak-tidak, Mas. Jadi warga menjaganya dengan ketat," sambung Priyo. (sam)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more