ASN KESDM Dilatih Petroleum Engineering for Non-Petroleum Engineers di PPSDM Migas

Kamis, 20 Januari 2022, Dibaca : 565 x Editor : nugroho

dok.ppsdm migas
TINGKATKAN SDM : ASN KESDM ikuti pelatihan Petroleum Engineering for Non-Petroleum Engineers di PPSDM Migas secara daring.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) merupakan salah satu lembaga pemerintah di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) yang bertugas untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) subsektor minyak dan gas bumi (Migas) yang menyediakan layanan pelatihan, sertifikasi kompetensi, Praktik Kerja Lapangan, Laboratorium Pengujian dan jasa lainnya. Peningkatkan SDM tidak hanya dilalukan PPSDM Migas untuk industri tetapi juga untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah KESDM.

Untuk itulah PPSDM Migas di tahun 2022 ini menggenjot pelatihan - pelatihan teknis migas dan sektor lainnya untuk ASN di lingkungan KESDM yang bergerak di bidang energi dan sumber daya mineral. Salah satunya adalah pelatihan Petroleum Engineering for Non-Petroleum Engineers yang dimulai pada Selasa (18/1/2022). Selain itu pelatihan ini juga merujuk pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengukuran Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara tentang pelaksanaan dan pengukuran Indeks Profesionalotas ASN.

Baca Lainnya :

    Novi Hery Yono, pemimpin dan sekaligus pengajar pada pelatihan ini mengungkapan bahwa sudah seharusnya seluruh ASN Kementerian ESDM mempunyai background knowledge tentang migas terlepas apa saja background mereka di tempat kerja.

    “Iya, kami mengharapkan agar seluruh pegawai Kementerian ESDM yang tidak mempunyai latar pendidikan perminyakan memahami seluk beluk kebijakan dan kegiatan usaha minyak dan gas bumi sebagai salah satu sektor penting di Kementerian ESDM,” ungkapnya ketika dimintai penjelasan mengenai pelatihan ini melalui pesan tertulis pada Kamis (20/01/22).

    Baca Lainnya :

      Lebih lanjut Novi menjelaskan bahwa seluruh ASN di Kementerian ESDM hendaknya memahami bagaimana implementasi kegiatan hulu migas. “Iya, pelatihan yang diadakan selama tiga hari ini membekali peserta terkait pengetahuan dan implementasi kegiatan hulu migas yg meliputi kebijakan industri hulu migas, kegiatan eksplorasi migas, pengeboran, produksi dan perawatan sumur migas,” tutupnya.

      Sebagai informasi peningkatan ASN sendiri haru diukur untuk mendapatkan perfoma ASN yang unggul dan berdaya saing. Pengukuran IP ASN diperlukan guna melihat kesesuaian kualifikasi, tingkat kinerja, kompetensi, dan kedisiplinan pegawai ASN dalam melaksanakan tugas dan jabatannya.(adv/suko)




Show more