Bandara Ngloram Ditarget Resmi Beroperasi Akhir Tahun 2020

Minggu, 12 Januari 2020, Dibaca : 868 x Editor : rozaqy

Ahmad Sampurno
Sejumlah Pejabat dari Kementerian Perhubungan bersama Rombongan saat Memberikan Keterangan


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno 

Blora -  Pesawat terbang King Air tipe 200GT yang mendarat di Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dengan lancar sekira pukul 16.30 WIB Sabtu (11/1/2020) sore direncanakan beroperasi akhir tahun 2020.

"Targetnya secara resmi bisa beroperasi akhir tahun 2020 ini. Appron belum selesai terminal juga belum karena menunggu lahan,” ujar Dirjen Perbungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti, sesaat setelah keluar dari pesawat, Sabtu (11/1/2020). 

Baca Lainnya :

    Untuk hasil test Flight, lanjut dia, sudah layak dan bagus.Baik secara tekhnis maupun secara  visual. Hanya saja, untuk operasional masih banyak yang harus dilengkapi.

    Bandara ini, menurut dia, sudah dibangun sejak tahun 2019 lalu. Sekarang panjang landasannya 1.200 meter. Diharapkan tahun 2020 ini bisa dioperasikan untuk jenis pesawat ATR 72 terbatas. 

    Baca Lainnya :

      “Saya berharap dengan bandara ini bisa membantu masyarakat terhubung lebih cepat dengan tempat sekitar,” tandasnya. 

      Pesawat milik Kementerian Perhubungan berkapasitas 6 orang, dengan 2 engineering dan 4 penumpang itu, berisi mesin-mesin kalibrasi. Melakukan uji coba penerbangan sebagai tahapan aktivasi, setelah 34 tahun Bandara  Ngloram mati suri.

      Selain itu, juga rangkaian uji coba penerbangan sebelum Menteri Perhubungan melakukan pendaratan di Bandara Ngloram.Pesawat dengan pilot Kapten Wahyudi dan Kapeten Shandi itu, ditumpangi Dirjen Perbungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti yang sebelumnya, melakukan kunjungan ke Bandara Dewandaru bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. 

      Kedatangan pihak Kementerian Perhubungan tersebut sempat tertunda. Sebelumnya dijadwalkan mendarat di Bandara Ngloram pukul 12.40 WIB namun mundur hingga pukul sekira pukul 16.30 baru mendarat di Bandara Ngloram. 

      “Karena tadi dari Karimun Jawa membawa Menteri tidak bisa sembarangan mendarat. Inilah didahului oleh kami yang harus didahului dengan test flight baru pak Menteri bisa hadir,” ujarnya. 

      Di Bandara Ngloram, Dirjen Perhubungan Udara mendapat penjelasan progres pekerjaan reaktivasi serta rencana pembangunan di tahun 2020. 

      “Nanti akan dibangun terminal utama Bandara Ngloram untuk tahap pertama,” ujar Kepala Satuan Pelaksana Bandara Ngloram, Abdul Rozaq(ams).

       

       

       

       

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more