Baru Pengecer Dibekuk, Polisi Buru Bandar Togel Blora

Senin, 29 Juni 2020, Dibaca : 266 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
PRESS RILIS : Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto menunjukkan hasil penangkapan pelaku perjuadian di wilayahnya.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora -  Polres Blora, Jawa Tengah, melakukan operasi penyakit masyarakat salah satunya aktivitas perjudian toto gelap. Hasilnya, enam pengecer togel dan pelaku judi dadu berhasil diamankan.

"Total ada 12 tersangka dari tujuh kasus judi yang telah kita amankan," tegas Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto saat mengelar konfrensi pers, Senin (29/6/2020). 

Baca Lainnya :

    Ia menyampaikan Polres Blora akan terus melakukan pengembangan kasus judi togel hingga sampai berhasil menangkap bandar besar. 

    "Akan kita runut hingga ke bandar. Tidak sebatas berhenti di pengecer," tandasnya. 

    Baca Lainnya :

      Sementara itu penyelidikan akun Facebook Toto Gelap yang mencatut sejumlah wartawan, ormas dan LSM, hingga saat ini terus berjalan. 

      "Terus kita selidiki, bahkan tim cybercrime Polda Jateng langsung turun ke sini," ungkapnya. 

      Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Pemuda Pancasila Tedjo Prabowo mengungkapkan omset judi togel di Kabupaten Blora dalam semalam bisa mencapai Rp400 juta. 

      Jojok sapaan akrabnya, menjelaskan, di Kabupaten Blora sendiri terdapat dua bandar judi togel. Yakni bandar dengan kode PT 33 berasal dari Semarang dan bandar dengan kode PT HRT asli Blora. 

      "Yang paling besar omsetnya adalah bandar 33 semalam bisa mencapai Rp 150 juta - Rp 200 juta. Sedangkan HRT naik turun mencapai dikisaran Rp 100 juta. Sisanya bandar - bandar kecil yang menginduk ke kedua bandar itu," terangnya. 

      Dia menambahkan, praktik judi togel di Kabupaten Blora selama ini berjalan secara terang - terangan. 

      "Depan rumah, samping rumah, warung kopi ada semua aktifitas ngramal nomor. Pagi harinya menanyakan angka yang keluar berapa," tutur Jojok.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more