Berburu Berkah di Wisata Puthuk Kreweng Mojodelik

Minggu, 28 Juni 2020, Dibaca : 703 x Editor : samian

Samian Sasongko
BERBURU BERKAH : Warga Mojodelik, Wiwik, sedang melayani pengunjung yang membeli makan ringan diwarungnya.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Meski nama Puthuk Kreweng bisa dikatakan baru seumur jagung dikenal, namun keberadaan wisata yang saat ini masih dalam proses perbaikan tersebut mampu menyedot pengunjung hingga luar desa sekitar lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, dan Jambaran-Tiung Biru (JTB).

Tak hanya itu saja, wisata di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu juga memberikan berkah bagi warga setempat untuk meningkatkan ekonominya. Melalui usaha kecil dengan mendirikan warung kopi atau makanan dan minuman (Mamin) ringan secara bongkar pasang di sekitar lokasi wisata yang terhias warna warni, dan berbagai tanaman mulai tumbuh baik. Mereka berburu berkah dari para pengunjung wisata Puthuk Kreweng.

Baca Lainnya :

    "Keberadaan wisata Puthuk Kreweng ini tentu menjadikan berkah bagi kami. Alhamdulillah hasil jualan Mamin disini lumayan buat menambah pemasukan ekonomi keluarga, selain dari hasil bertani," kata salah satu penjual Mamin, Wiwik, kepada Suarabanyuurip.com, disela-sela melayani pembeli dagangannya, Minggu (28/6/2020).

    Ketika disinggung, sudah berapa lama berjualan, dan hasil setiap hari yang diperoleh. Warga Dusun Gledegan, Desa Mojodelik ini mengaku, baru sebulan berjualan dan hasil yang didapat tidak bisa ditentukan. Karena melihat kondisi pengunjung yang datang di wisata Puthuk Kreweng.

    Baca Lainnya :

      "Kalau pengunjung ramai hasilnya juga banyak bisa sampai Rp 300.000. Tapi kalau pas sepi ya sedikit sekira Rp 200.000, itu belum terpotong modal. Berapapun hasilnya tetap saya syukuri, Pak,” ungkapnya.

      Terpisah Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Yuntik Rahayu, mengungkapkan, penjual Mamin yang ada semuanya masih bersifat sementara, karena kondisi Puthuk Kreweng masih dalam proses perbaikan.

      "Warung mamin yang ada masih bongkar pasang, dan belum boleh menetap. Semua yang berjualan itu warga kami. Untuk warga dari luar desa, sementara belum saya bolehkan," ujar Yuntik Rahayu.

      Kades ring satu lapangan minyak Banyu Urip ini, merasa bersyukur warganya mendapatkan penghasilan tambahan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dari jualan Mamin di wisata Puthuk Kreweng. Meski kondisi wisata masih dalam perbaikan.

      "Alhamdulillah keberadaan Puthuk Kreweng sudah memberikan manfaat bagi warga kami. Mohon doa restunya dari semua pihak, semoga Puthuk Kreweng kedepan semakin baik, dan bermanfaat bagi warga masyarakat Mojodelik khususnya, dan umumnya bagi warga luar Desa Mojodelik," pungkas wanita ramah ini.

      Pantaun dilokasi, sedikitnya sudah terdapat lima warung Mamin, dan penjual kaos Puthuk Kreweng dilokasi wisata yang terletak di pinggir jalan menuju lokasi proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru.(sam)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more