Berharap Bimtek Pengelolaan BKD Mampu Memajukan Desa

Kamis, 08 April 2021, Dibaca : 395 x Editor : samian

Ist/Samian Sasongko
BIMTEK : Kepala desa dan pejabat terkait antusias mengikuti Bimtek pengelolaan BKD yang diselenggarakan BPKAD Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Guna meningkatkan kapasitas dan kemampuan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan Bantuan Keuangan Desa (BKD) yang dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 13 April 2021.

Acara yang diselenggarakan di ruang Gedung Angling Darma lantai dua tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, dan diikuti 453 peserta. Terdiri dari Kepala Desa (Kades), pejabat teknis dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan yang menangani bantuan keuangan kepada desa.

Baca Lainnya :

    "Bimtek ini adalah upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknis bagi Pelaksana di SKPD dan Kecamatan serta Aparatur Pemerintah Desa dalam pengelolaan keuangan kepada desa," kata Kepala BPKAD Bojonegoro, Luluk Alifah, SE, MM.

    Dalam sambutannya Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah menyampaikan, dengan semakin besarnya anggaran bantuan keuangan kepada desa, baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus diperlukan kemampuan teknis yang baik  dalam pengelolaannya.

    Baca Lainnya :

      Mengingat tertib perencanaan, penganggaran, dan pertanggungjawaban keuangan desa adalah bentuk dari terwujudnya Good Governance dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

      "Maka penerima bantuan keuangan  bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan bantuan keuangan yang diterimanya," ujar Anna Mu'awanah.

      Anna Mu'awanah mengungkapkan, sebagian besar bantuan keuangan yang diberikan kepada desa pada tahun anggaran 2021, secara khusus diarahkan pada percepatan terwujudnya penyediaan infrastruktur perdesaan, yang diharapkan akan semakin memperlancar akses di wilayah perdesaan dan berujung pada kemajuan desa.

      Baik dari sisi perekonomian maupun pemberdayaan masyarakat desa. Sebagaimana komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, yakni peningkatan akses infrastruktur yang tidak hanya terjadi di wilayah-wilayah disekitar ibu kota kabupaten, namun juga merata diseluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.

      "Termasuk didalamnya wilayah-wilayah terdalam dan yang sebelumnya terpinggirkan," ucapnya.

      Mengingat urgensi dari pemberian bantuan keuangan diatas, lanjut Anna, diharapkan para Kades untuk memegang komitmen atas pengelolaan bantuan keuangan dengan mematuhi dan melaksanakan prinsip pengelolaan keuangan desa.

      Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda, Asisten, Kepala SKPD yang membidangi Bantuan Keuangan Desa, Camat, dan Nara Sumber.(sam)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more